Follow our news chanel

Previous
Next

Bupati Jayapura: minim fasilitas, penanganan Covid 19 memuaskan

bandara sentani, papua, rapid test, swab
ilustrasi rapid tes di Papua. dok jubi

Papua No.1 News Portal

Sentani, Jubi – Jumlah kasus positif Korona di Kabupaten Jayapura saat ini mencapai 213 kasus. Rinciannya, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 154 orang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 33 orang, sedangkan angka pasien yang dinyatakan sembuh mencapai 128 pasien, atau 61 persen dari total jumlah kasus positif saat ini.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw yang juga sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 mengatakan, sejauh ini tim medis masih mengalami keterbatasan dalam penggunaan fasilitas kesehatan dalam penanganan seluruh pasien Covid-19.

Dikatakan, kekurangan fasilitas penunjang yang dihadapi saat ini adalah bangunan untuk menampung pasien positif. Selain itu juga kondisi tenaga medis yang minim, tetapi kinerja mereka cukup baik selama ini.

” Untuk sekarang, wisma atlet dan stadion Bas Youwe digunakan untuk perawatan pasien positif covid 19,” ujar Bupati Awoitauw di Sentani. Senin (13/7/2020).

Untuk mengantisipasi lonjakan pasien positif Korona, pihaknya memilih opsi terbaru dengan menerapkan karantina mandiri di rumah, bagi pasien yang positif Covid 19 dan hal ini sudah dilakukan.

Menurutnya, dari beberapa percobaan penerapan isolasi Mandiri kepada pasien positif covid-19 ternyata lebih memberikan hasil yang menggembirakan karena hampir semua pasien positif covid-19 itu yang direkomendasikan untuk melaksanakan isolasi mandiri di rumah sudah dinyatakan sembuh.

” Karantina mandiri justru lebih cepat proses penyembuhannya, sebagian besar dilaporkan telah sembuh termasuk yang ada di ruang isolasi,” ungkapnya.

Loading...
;

Bupati mengapresiasi kinerja tim medis yang memiliki semangat pantang mundur untuk merawat dan melayani pasien corona di Kabupaten Jayapura.

Sementara itu, Juru Bicara ( Jubir) Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Jayapura, Khairul Lie mengatakan, ada tim yang secara rutin melakukan surveilans epidemiologi pada tempat-tempat yang telah dipetakan menjadi tempat penyebaran virus Korona. Selain itu juga dengan melaksanakan upaya pencegahan dengan memastikan 3 T dilaksanakan (tracking, test dan treatment).

” Tim melaksanakan pemantauan ODP sesuai data yang dirilis, kemudian melaksanakan tracking kepada kontak erat positif agar segera diketahui status kesehatan yang selanjutnya menjalani pengambilan swab,” pungkasnya. (*)

Editor: Syam Terrajana

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top