Bupati Jayawijaya minta polisi dan jaksa telusuri penyaluran dana BOS

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi – Bupati Jayawijaya John Wempi Wetipo akan meminta kepolisian dan kejaksaan segera menelusuri penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) di 20 sekolah, apabila pengelola dana itu belum juga menyerahkan laporan pertanggungjawaban sampai 23 Maret 2017.

"Saya akan minta bantuan penegak hukum untuk lakukan penyidikan karena dana yang dikelola itu dana publik, bukan dana pribadi. Ada 20 sekolah yang terdiri atas 14 SD dan enam SMP," kata Wempi di Wamena, Kamis (23/3/2017).

Kata bupati, dana BOS yang dikucurkan ke sekolah-sekolah besarannya mencapai Rp17 miliar dan sebagian kepala sekolah telah menyerahkan laporan pertanggungjawaban, sementara sebagian lainnya belum menyerahkan.

"Mereka susah buat pertanggungjawaban karena dana itu masuk rekening pribadi. Di sekolah bukan hanya kepala sekolah saja, ada guru-guru, termasuk honorer jadi harus dipakai untuk bersama," katanya.

Ia menjelaskan bahwa laporan pertanggungjawaban penggunaan dana BOS dapat mempengaruhi laporan penggunaan anggaran pemda kepada pemerintah pusat.

"Kalau laporan ini tidak masuk, kita bisa turun dari WTP menjadi disclaimer, dan laporan kepada BPK paling lambat tanggal 25 Maret sudah harus diserahkan," katanya. (*)

Loading...
;

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top