Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Bupati Pegunungan Arfak tagih janji Presiden Jokowi

Presiden di Papua Barat
Presiden Joko Widodo saat mengunjungi warga Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, pada Oktober 2019. - Jubi/Hans Arnold Kapisa

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Bupati Pegunungan Arfak, Yosias Saroy menagih janji Presiden Joko Widodo untuk membangun fasilitas bandara dan merampungkan pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, dalam dua tahun. Menurutnya, janji itu disampaikan Presiden saat berkunjung ke Pegunungan Arfak pada Oktober 2019.

Saroy menyatakan hingga hampir setahun berlalu sejak kunjungan Jokowi ke Pegunungan Arfak (Pegaf) itu, ia tidak melihat ada perkembangan pembangunan yang signifikan. Saroy berharap janji Presiden itu segera direalisasikan.

“Saat itu, [Oktober 2019], Bapak Presiden janji bukan saja kepada saya, tetapi di hadapan ribuan warga Pegunungan Arfak. [Beliau berjanji] akan membangun [bandara dan jalan] dalam dua tahun. Akan tetapi, sesudah setahun berjalan, belum tampak [realisasi] janji itu,” kata Saroy kepada Jubi di Manokwari pada Sabtu (25/7/2020).

Bupati Pegunungan Arfak tagih janji Presiden Jokowi 1 i Papua

Baca juga: Jokowi janji bangun infrastruktur di Kabupaten Pegaf

Menurut Saroy, dari ruas jalan Pegunungan Arfak – Manokwari sepanjang 180 kilometer, masih tersisa 70 kilometer lebih yang belum terselesaikan. Ia menyatakan kebutuhan untuk merampungkan ruas jalan Pegunungan Arfak – Manokwari itu telah diusulkan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Provinsi Papua Barat.

Ia menyatakan ruas jalan itu merupakan salah satu kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kelancaran pelayanan publik dan menggerakkan perekonomian warga Pegunungan Arfak. “Masih tersisa 70 sampai 80 kilometer jalan yang belum diaspal. Ini juga sudah saya usulkan dalam Musrenbang Provinsi. Semoga [informasi ini] bisa diteruskan hingga ke Presiden Jokowi, dan beliau ingat janjinya setelah menang Pemilihan Presiden dan mengunjungi Pegunungan Arfak untuk pertama kalinya [pada Oktober 2019],” tutur Saroy.

Saroy menjelaskan pembangunan Bandara Ullong di Kabupaten Pegunungan Arfak memang masih terkendala pembebasan lahan hak ulayat masyarakat adat setempat. Menurutnya, pembebasan itu memang merupakan kewenangan pemerindah daerah untuk menyelesaikannya, namun pihaknya menunggu kepastian rencana pembangunan bandara itu dari pemerintah pusat. “Selain infrastruktur jalan, Pak Jokowi juga janji benahi bandara. Kami masih tunggu,” kata Saroy.(*)

Loading...
;

Editor: Aryo Wisanggeni G

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top