Follow our news chanel

Previous
Next

Bupati Wondama bantah ada kepentingan politik dalam penyaluran Bansos

Bupati Teluk Wondama, Bernadus Imburi – Jubi/Cahaya Papua

Saya harus turun ke masyarakat karena saya ini masih bupati dan saya adalah Ketua Gugus Tugas Covid-19.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Bupati Teluk Wondama, Papua Barat, Bernadus Imburi membantah adanya kepentingan politik dalam penyaluran bantuan sosial terhadap masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Imburi mengatakan bantuan sosial tak dikaitkan dengan kepentingan menjelang Pilkada 2020.

“Sama sekali tidak ada kaitannya dengan kepentingan politik jelang pilkada 2020,” kata Bernadus Imburi, Kepada wartawan, Rabu, (3/6/2020) kemarin.

Baca juga : Papua jadi provinsi terendah penerima dana Bansos

Mahasiswa Meepago terima bansos Pemprov DKI Jakarta

Daerah ini minta BLT tak tepat sasaran dikembalikan

Loading...
;

Imburi menegaskan bahwa pemberian bansos dilakukan semata-mata untuk kepentingan kemanusiaan demi menolong masyarakat Wondama yang mengalami kesulitan akibat wabah Covid-19. Dia berharap tidak ada pihak manapun yang mengait-ngaitkan pembagian bansos dengan agenda politik yakni untuk pemenangan Pilkada 2020.

“Semua yang kami lakukan ini untuk keselamatan masyarakat Wondama. Tidak ada kepentingan kepentingan politik, hanya kepentingan kemanusiaan untuk keselamatan dan keamanan seluruh masyarakat Teluk Wondama,“ kata Imburi menjelaskan.

Dia meminta para tokoh agama ikut berperan meluruskan informasi yang beredar agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat. Hal itu mengacu tudingan bupati turun ke masyarakat karena Pilkada sudah dekat.

“Saya mau bilang, Pilkada sudah dekat kah tidak kah, saya harus turun ke masyarakat karena saya ini masih bupati dan saya adalah Ketua Gugus Tugas Covid-19. Jadi saya harus turun terus untuk pastikan semua berjalan dengan baik,“ katanya.

Tercatat Imburi menyerahkan 93 paket kebutuhan pokok yang disiapkan Dinas Sosial kepada para tokoh agama, baik Katolik, Protestan maupun Islam, pada Selasa (2/6/2020). Paket kebutuhan itu berupa beras, minyak goreng, gula, mie instan dan air mineral yang dikemas masing-masing 1 karton serta beberapa bahan lainnya merupakan bagian dari Bbansos Covid-19. Paket itu dibelanjakan dari dana realokasi dan refocusing APBD 2020.

Kepala Dinas Sosial Eka Wosiri, mengatakan bantuan kebutuhan pokok sebanyak 2 ribu paket kebutuhan pokok yang disalurkan Dinsos untuk masyarakat terdampak Covid-19. Para penerima adalah kelompok lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, para hamba Tuhan serta warga prasejahtera yang tergabung dalam kerukunan daerah.

“Semua kita sudah bagikan ke 12 distrik lain tinggal distrik Wasior yang terakhir hari ini karena di Wasior yang paling banyak. Saya laporkan di Wasior itu perinciannya Hamba Tuhan 93 paket, disabilitas 95 paket dan untuk lansia 164 paket,”  kata Eka. (*)

Editor: Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top