Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Butuh banyak Noken untuk sambut PON 2020

Ilustrasi salah seorang bocah saat menggunakan baju berbahan dasar noken anyaman tangan pada sebuah acara. Jubi/Yance Wenda

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi Papua, yang juga sebagai ketua konsumsi PB PON XX 2020 Anike Rawar mengatakan, untuk perhelatan olahraga akbar itu, ia akan menyuarakan kepada 29 kota dan kabupaten setempat untuk mempersiapkan Noken.

“Jelang PON ini kami perlu Noken banyak seklai, kepada perempaun Papua, yang merajut noken dengan tangan tanpa memakai alat yang cukup canggih, seperti mereka yang di luar Papua sana, dan untuk noken ini nanti sesuai dengan ukuran denbgan tulisan PON XX Papua” ucap Anike kepada wartawan, Jayapura, kamis (5/12/2019)

kata Anike, perajin Noken diharapkan dapat merajut noken sebanyak mungkin untuk persiapan PON.

“Siapkan sebanyak mungkin, nanti kami akan belih, karena kami akan kedatangan tamu di Provinsi Papua, yaitu atlet dan Official,” jelasnya. Setiap tamu yang datang akan disambut dengan prosesi budaya Papua.

“Nanti di dalam noken itu berisikan kopi, coklat dan sagu. Ini adalah hasil olahan mama-mama kita Papua, dan ini akan menjadi salah satu ole-ole bagi peserta PON jika nanti mereka pulang mereka akan bawa pulang juga,”

Tambah Rawar, ia berharap agar perempuan-perempuan Papua dapat mengelola hasil buminya dengan baik agar dapat dimanfaatkan untuk mendukung PON .

Loading...
;

“Yang masih bisa berkebun, hasil kebun nanti akan dibeli oleh pihak event organizer yang menangani makanan,” jelasnya.

“Suplai makanan dari Papua semua, daging sapi kami akan datangkan dari Merauke, pertujuan kontrak akan dilakukan di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, kabupaten Mimika dan satu itu Merauke,

Salah seorang perajin Noken, Yoppy Tabuni mengatakan, membuat noken dalam jumlah banyak itu tidaklah mudah.

“Kita itu bisa saja bikin Noken dalam jumlah banyak tapi sekarang bahannya bagaimana, ada tidak? Itu yang jadi masalah, terus Noken yang kami buat ini yang bagaiman bentuknya, apakah anyam pakai tangan atau jarum yang menggunakan benang pabrik. Ini harus jelas,” kata Yoppy.

kata Yoppy, di 29 kabupaen dan kota ini memiliki ciri khas dalam membuat Noken yang berbeda-beda dan untuk ini harus ada informasi yang jelas. (*)

 

Baca juga artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top