HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Cabut kuasa probono, keluarga Frantinus Nirigi bawa enam advokat dari Papua

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Pontianak, Jubi – Perjalanan kasus candaan bom di pesawat Lion Air tujuan Jakarta yang menjadikan Frantinus Nirigi sebagai tersangka, memasuki babak baru.

Setelah dibela oleh tim kuasa hukum Ranik, Lin and associates, pihak keluarga Frans akhirnya memutuskan untuk mencabut kuasa, dan membawa tim pengacara dari Papua yang berjumlah enam orang, dan satu diantaranya berasal dari Pontianak.

Diaz Gwijangge, kakak ipar dari Frantinus Narigi yang melakukan jumpa pers di Pontianak, Sabtu (2/6/2018) mengatakan, dialek Melayu-Papua menjadi satu diantara alasan pihaknya membawa pengacara dari Papua.   

“Kami bawa ini karena ada hubungan emosional dan bahasa juga nyambung untuk penanganan hukum. Jadi adik kami Frans bisa lebih mudah untuk komunikasi dan menjelaskan duduk persoalannya,” terang Diaz.

Ini juga guna memudahkan dalam proses hukum lanjutan khususnya penyidikan.  

“Ya kami biasa di wilayah timur (Papua) bilang B, orang di wilayah barat dengar Bu atau Bom dan lain sebagainya, seperti yang kemarin terjadi,” terangnya.

Loading...
;

Gwijangge menjelaskan, keluarga di Papua baru mengetahui kejadian yang dialami Frantinus setelah sekitar tiga jam (waktu Papua) peristiwa terjadi.

“Setelah kejadian, tidak ada surat pemberitahuan atau apapun dari pihak kepolisian untuk pemeriksaan dan penahanan Frantinus. Sebagai orangtua, kami kecewa. Padahal waktu ditahan adik kami sudah berikan alamat orang tua di sini (keluarga Pontianak), tapi tak dihubungi, kami kecewa sekali,” ungkapnya.

Untuk itu, langkah hukum kemudian yang akan dilakukan masih akan dirapatkan. Karena pihaknya juga baru tiba di Pontianak kemarin.

“Kami tak bisa sebutkan di sini, karena masih akan dirapatkan. Kami harap apa yang sudah dilakukan bisa membebaskan adik kami,” katanya.

Menyoal kuasa hukum sebelumnya, Gwijangge juga mengungkapkan sudah mencabut kuasa tersebut. Namun ia berterima kasih terhadap kuasa hukum sebelumnya yang telah memberikan bantuan.

“Kami memang tidak dihubungi, makanya kami putuskan cabut kuasa, dan adik kami akan didampingi oleh kuasa hukum asal Papua. Kemarin kami sudah menemui penyidik dari Mabes Polri, Kementerian Perhubungan dan Polresta Pontianak,” jelasnya.

Gwijangge berharap, apa yang dialami oleh Frantinus Nirigi bisa diselesaikan dengan jalur kekeluargaan.

“Ini musibah. Pihak keluarga di Papua maupun kami yang datang ke sini, sebenarnya menginginkan masalah ini bisa diselesaikan tidak di ranah hukum” terangnya.

Sebelumnya Theo Kamayo, satu diantara tim penasehat hukum Ranik, Lin dan Associates yang awalnya membela Frantinus Nirigi sehari setelah kejadian candaan bom menjelaskan, pada Sabtu (2/6/2018) berencana mengajukan penangguhan penahanan.

“Kami akan lakukan upaya hukum membebaskan Frantinus Nirigi, seperti 11 kejadian sebelumnya juga bebas. Apa karena klien kami bukan pejabat jadi harus ditahan?” ujarnya kemarin.

Namun, setelah mendapatkan kabar jika pihak keluarga mencabut kuasa, Theo pun menghubungi Jubi, dan menyatakan bahwa akan melakukan konfrensi pers terkait miskomunikasi ini.

“Hari Minggu (3/6/2018) kami dari tim kuasa hukum sebelumnya, akan menggelar jumpa pers di Polda Kalbar pukul 09.00 WIB. Kami akan jelaskan sejumlah informasi yang beredar ini, terkait dicabutnya pembelaan kami terhadap klien kami Frantinus Nirigi,” terangnya.

Sekadar diketahui, Tim kuasa hukum Ranik,  Lin and Associates telah mendampingi Frantinus Nirigi sehari setelah kejadian candaan bom tersebut secara probono (gratis).

“Kami lakukan ini atas dasar kemanusiaan, karena melihat Frantinus sudah delapan tahun tidak pulang kampung untuk mengenyam pendidikan di Untan Pontianak. Hanya karena kesal atas perlakuan pramugrari terhadap laptopnya yang disimpan di bagasi kabin, Frantinus pun mengeluarkan candaan bom. Dan anehnya, awak kabin mengumumkan dan membuat panik penumpang,” pungkasnya. (*)

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa