Follow our news chanel

Caleg diminta tak menempatkan APK sembarangan

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Jayapura, Rinto Pakpahan mengatakan, penempatan alat peraga kampanye (APK) peserta pemilihan umum (pemilu) serentak 2019 harus sesuai tata kota untuk menjaga keindahan kota.

"Kota Jayapura merupakan barometer bagi para caleg baik DPRD, DPRP, DPR RI, DPD RI dan Presiden," kata Pakpahan di Kantor Wali Kota Jayapura, Rabu (23/1/19).

Dijelaskan, ada tiga zona sesuai tata kota yang sudah ditentukan sebagai penempatan APK, yaitu di jalan protokol mulai dari batas kota di depan lapangan Trikora, depan lapangan PTC, terminal Damri Jayapura, depan lapangan Mandala dan depan pasar Koya.

"Yang paling banyak melanggar adalah caleg provinsi dan DPR RI karena penempatannya tidak sesuai zona," ungkapnya.

Menurutnya, sesuai ketentuan Bawaslu bisa memberikan sanksi administratif tapi tidak dilakukan karena menghabiskan waktu dan tenaga sebab akhirnya setiap caleg tidak mau dipersalahkan karena penempatan APK tersebut.

"Pasti mereka akan menyalahkan bahwa ada pihak lain yang memasang itu. Telah kami telah tertibkan dengan menempelkan pemberitahuan di APK yang telah melanggar zona penempatan dari batas kota sampai pasir dua. Ada yang langsung turunkan ada juga yang tidak," ungkapnya.

Loading...
;

Pakpahan menambahkan, seharusnya APK dapat difasilitasi KPU sehingga ukuran dari APK seragam, namun APK yang selama ini telah dipasang masih sesuai dengan keinginan peserta pemilu.

"Kami terkendala di komisioner sehingga belum ditertibkan. Kami juga meminta penambahan penempatan APK untuk mengakomodir banyaknya calon pemilu," jelasnya.

Sementara, Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano mengatakan, sejumlah caleg harusnya profesional dan menguasai aturan dengan baik sehingga pekerjaan yang dilakukan berjalan dengan lancar.

"Kalau ada anggota-anggota legislatif yang tempel di pohon-pohon, tanam di bunga-bunga dan pot, jangan pilih dorang (mereka). Itu merusak lingkungan," katanya.

Diakui, selama kepemimpinanya sebagai Wali Kota Jayapura, ingin menata Kota Jayapura sehingga terlihat, rapi, bersih dan indah. Bahkan BTM sapaan akrabnya mengibaratkan taman Eden.

"Tempatnya sudah ditentukan. Aturan itu harus diikuti. Ini kok taruh baliho sembarangan, tancap di taman-taman, dan paku di pohon-pohon," jelasnya. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top