Follow our news chanel

Previous
Next

Caretaker PM Vanuatu yakin akan kalahkan gugatan

Caretaker Perdana Menteri Vanuatu, Charlot Salwai. - DVU/ Royson Willie
Caretaker PM Vanuatu yakin akan kalahkan gugatan 1 i Papua
Caretaker Perdana Menteri Vanuatu, Charlot Salwai. – DVU/ Royson Willie

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Port Vila, Jubi – Perdana Menteri sementara Vanuatu, Charlot Salwai berkata kepada Daily Post, Rabu kemarin (5/2/2020), bahwa ketika dia menerima surat panggilan dari polisi untuk menghadiri Pengadilan Negeri pada 25 Februari mendatang, dia tidak menerima informasi apa pun mengenai gugatan dalam dokumen-dokumen yang ia terima.

Salwai menunjukkan salinan surat panggilan tersebut, yang menuliskan dalam bahasa Bislama bahwa gugatan-gugatan kepada dia telah dilampirkan dengan surat panggilan itu, tetapi tidak ada lampiran apa pun yang seperti itu.

Dia menegaskan bahwa ketika polisi menyerahkan surat itu pada Selasa, dia tidak tahu ini terkait perkara apa.

“Biasanya ketika seorang terdakwa atau seorang saksi menerima panggilan untuk hadir di pengadilan, pengadilan harus memberitahukan kepada terdakwa mengapa mereka harus datang ke pengadilan,” kata Salwai.

Dia mengungkapkan bahwa ia sadar akan dakwaan yang diajukan terhadapnya, tetapi ia merasa ganjil karena dia sebagai terdakwa dalam kasus tersebut, tidak mengetahui dengan pasti gugatan yang dilayangkan padanya dan orang-orang lain. Ia baru mengetahui tentang tuduhan tersebut setelah membaca Daily Post.

Namun Salwai menekankan bahwa pada 25 Februari, ia secara pribadi akan hadir di pengadilan untuk mematuhi perintah panggilan itu.

Loading...
;

Dia membantah tuduhan yang diajukan, dengan menegaskan dia tidak bersalah dan dia yakin pengadilan akan membatalkan gugatan itu.

Dia mengatakan politisi lainnya mungkin akan mengambil kesempatan dari persoalan ini karena ini adalah tahun pemilihan umum.

Surat kabar Daily Post telah meyakinkan Salwai bahwa tidak ada politisi yang terlibat dalam penyediaan informasi ini, salah satu wartawannya pergi ke Kantor Penuntut Umum untuk mendapatkan informasi setelah melihat kabar angin di media sosial tentang penetapan tanggal pengadilan untuk perkara tersebut.

Surat perintah pemanggilan yang diberikan terhadap semua tertuduh dilakukan sesuai dengan Hukum Acara Pidana Vanuatu.

Daily Post menekankan bahwa siapa pun yang didakwa, termasuk Perdana Menteri sementara yang sudah dipanggil, akan tetap dinyatakan tidak bersalah sampai dibuktikan oleh pengadilan berdasarkan berkas perkara pidana yang diajukan oleh Kantor Jaksa Penuntut Umum.

Perkara ini dimulai dari keputusan pemerintah untuk menciptakan jabatan Sekretaris Parlemen – posisi pemerintah yang tahun lalu di batal oleh Mahkamah Agung. (Daily Post Vanuatu)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top