Cari bibit pemain, Persipura mesti lakukan kompetisi tahunan

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Mantan pemain Persipura, Jack Kamasan Komboy mengatakan, Persipura perlu kembali menyelenggarakan kompetisi tahunan untuk mencari pemain generasi mendatang di kubu tim berjuluk Mutiara Hitam itu. 

Ia mengatakan, beberapa tahun lalu, Persipura pasti menggelar kompetisi untuk mencari bibit pemain dari berbagai kabupaten (kota) di Papua di tiap tahunnya. Namun sejak 7-8 tahun terkahir, kompetisi serupa tak ada lagi. 

Ia yakin, jika kompetisi Persipura kembali digelar, pemain-pemain dari berbagai kabupaten (kota) akan antusias ambil bagian lantaran mereka tahu jika mampu menampilkan performa terbaik, akan diseleksi masuk ke tim Mutiara Hitam. 

"Tidak sulit menemukan pemain pelapis atau pemain masa depan di Persipura, kalau (manajemen) Persipura mau seperti beberapa tahun lalu. Menggelar kompetisi di bawah Persipura," kata Jack Komboy, Selasa (4/12/2018). 

Menurutnya, sudah banyak pemain Persipura yang dilahirkan dari kompetisi tersebut, salah satunya adalah ia sendiri. 

"Dulu banyak klub-klub divisi I dan Divis II Persipura. Saya yakin kalau itu jalan, Persipura tak kekurangan stok pemain. Jadi jangan selalu menganggap Persipura kekurangan stok pemain," ujarnya. 

Loading...
;

"Banyak yang bicara, tapi mereka tidak pernah merasakan sebagai pemain. Saya bicara sebagai mantan pemain, sesuai  pengalaman saya," ucapnya. 

Sementara Sekretaris Komisi V DPR Papua bidang olahraga, Natan Pahabol mengatakan, Persipura identik dengan jati diri orang asli Papua (OAP), dan menjadi semangat OAP dalam bertanding, 

"Dulu Persipura main orang ramai nonton dan memberikan simpati. Kini kenapa semangat itu menurun. Ini pertanyaan besar," kata Natan Pahabol.

 Menurutnya, perlu dilakukan evaluasi bahkan jika memungkinkan manajemen Persipura diserahkan ke Pemprov Papua agar ruang lingkupnya lebih besar.

"Sekarang ini kan Persipura krisis pemain dan keuangan. Ini yang melemahkan Persipura. Kalau tidak diberikan ke provinsi, sebaiknya diserahkan pengelolaannya  ke pihak swata tapi nama , lapangan tidka boleh diubah. Hanya manajemennya saja," ucapnya. (*) 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top