Follow our news chanel

Catatan kebakaran selama Januari di Nabire dan tanggapan masyarakat

Kawasan padat penduduk di kompleks Pasar Kalibobo Nabire yang terbakar belum lama ini  – Jubi/Titus Ruban.
Catatan kebakaran selama Januari di Nabire dan tanggapan masyarakat 1 i Papua
Kawasan padat penduduk di kompleks Pasar Kalibobo Nabire yang terbakar belum lama ini  – Jubi/Titus Ruban.

Nabire, Jubi – Kabupaten Nabire, khususnya di daerah perkotaan sering terjadi kebakaran. Sebelumnya, dua tahun silam terjadi kebakaran hebat pada beberapa blok bangunan perumahan asrama polisi. Selang beberapa menit kemudian, sebuah gereja pun ikut terbakar, belum lagi perumahan warga.

Kini hal serupa terjadi pada Januari silam. Sedikitnya 86 rumah terjadi kebakaran, dan terparah di kawasan padat penduduk di kompleks pasar Kalibobo Nabire sebanyak 82 rumah.

Berikut, beberapa peristiwa kebakaran kurun Januari 2019 antara lain; pada 16 januari pukul 16.00 WP, kebakaran terjadi di rumah salah satu warga (Niko Petege) di Siriwini.

Kemudian pada tanggal 23 Januari , kebakaran hebat menelan 82 rumah di kompleks pemukiman padat pasar Kalibobo. Dan di hari yang sama pula, sebuah rumah di kelurahan Nabarua. Selang beberapa hari kemudian, dua rumah wargapun alami hal serupa, satunya di Kampung Kali Semen dan satunya lagi di kelurahan Nabarua.

Beberapa warga pun angkat bicara, baik terhadap lambatnya penanganan, tidak adanya Damkar milik Pemkab hingga ruas jalan yang sempit dan menghambat jalur pemadaman seperti yang terjadi di Kompleks Pasar.

Seorang warga, Kurios Duwiri mengatakan bahwa penanganan cenderung lambat dari instansi terkait,  terlihat hanya Damkar milik Polres Nabire yang turun lapangan.

“Mungkin berbagai faktor yang muncul sebagai latar belakang yang tidak bisa dilepaskan dari kondisi daerah secara umum,” ujarnya kepada Jubi di Nabire.  Sabtu (2/2/2019).

Loading...
;

Belum lagi kata Duwiri,  faktor pembangunan pemukiman misalnya yang di Kalibobo yangg kurang memenuhi aspek AMDAL seperti ketersediaan akses jalan.

“Ini berakibat pada keluar masuknya kendaraan ketika terjadi kondisi darurat kebakaran kemarin dan menghambat proses evakuasi korban dan pemadaman api,” kata Duwiri.

Selain itu Duwiri, harus diakui bahwa Kabupaten ini tidak memiliki armada yang memadai bahkan tidak ada sama sekali,  ketika menghadapi situasi kebakaran.

Bukan hanya di tahun ini, di waktu waktu sebelumnya pun semua kebakaran yang terjadi, hanya menyisakan puing dan reruntuhan, bahkan sangat sedikit yang bisa diselamatkan dari sekian banyak kasus yang terjadi.

“Maka dari kasus – kasus yang sudah ada ini,  seharusnya Pemkab Nabire jeli melihat dan selalu waspada.  tapi sayangnya,  terkesan terjadi pembiaran,” tuturnya.

Terpisah,  warga lainnya,  Gunawan Inggeruhi menambahkan, terkait kebakaran yang sering terjadi dikota Nabire, merupakan musibah yang kapan saja bisa datang.

“Yang namanya musibah kita tak bisa elakkan,” kata Gunawan.

Namun lanjut dia, perlu mendapat perhatian khusus baik warga maupun pemerintah. Dari pihak warga masyarakat misalkan,  pola hidup yang harus diperhatikan.

“Misalnya mengontrol alat masak, berupa kompor sambungan listrik dan kebiasaan membuang puntung rokok yang tidak teratur,” terangnya.

Masih menurut Gunawan,  hal yang berikut adalah penanganan kebakaran.  dan bagian ini merupakan tugas pemerintah. Hingga hari ini kabupaten Nabire belum memiliki satu badan dan dinas yang menangani kebakaran.

“Aneh kota sebesar ini dengan jumlah padat penduduk dan sudah sering terjadi kebakaran. kok mengapa Dinas kebakaran belum juga dibentuk, Mobil kebakaran pun tidak ada,” ujarnya.

Keduanya berharap agar Pemkab Nabire perlu memperhatikan, bila perlu ada dinas dan badan yang menangani khusus kebakaran. Juga kebutuhan berupa armada pemadam serta pelatihan-pelatihan terhadap personil pemadam. (*)

Reporter : Titus Ruban
Editor : Syam Terrajana

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top