Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Catatan sejarah, pertama kali UEA dan Israel terhubung lewat telepon

papua, timur tengah
Ilustrasi negara- negara Timur Tengah, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Untuk pertama kalinya warga Uni Emirat Arab dan Israel bisa berkomunikasi langsung lewat sambungan telepon pada Ahad setelah kesepakatan kedua negara diumumkan pada Kamis pekan lalu. Sedangkan kesepakatan itu membuka peluang kerja sama lebih luas.

Komunikasi UEA dengan negara yahudi itu mematik kemarahan memuncak di negara-negara yang memprotes normalisasi itu, meski sejumlah kecil warga menyambutnya gembira. Salah satunya diaspora Yahudi di Dubai yang senang dengan pembukaan jalur komunikasi dua negara. Mereka kini bisa berkomunikasi via telepon dengan keluarga mereka di Israel.

“Seperti merasakan mukjizat terus-menerus karena semua halangan ini pupus dan orang-orang pada akhirnya dapat berkumpul dan mulai berbicara,” kata Ross Kriel, presiden Dewan Yahudi Emirates, Senin, (17/8/2020).

Baca juga :Brazil perkuat hubungan dagang negara Arab

Macron desak negosiasi damai Palestina dimulai

Turki ancam putus hubungan UEA yang berdamai dengan Israel

Loading...
;

Panggilan telepon langsung dari Israel telah diblokir di Uni Emirat Arab, sebuah federasi sekutu AS dari tujuh kerajaan di Jazirah Arab, sejak didirikan pada 1971. Negara-negara Arab menuntut Israel harus terlebih dahulu memberikan konsesi kepada Palestina sebelum terhubung dengan negara Arab.

Jurnalis Associated Press (AP) telah mencoba melakukan panggilan antarnegara namun tidak berhasil setelah pengumuman kesepakatan Uni Emirat Arab dan Israel.

Namun pada Minggu sekitar pukul 1:15 siang waktu setempat, jurnalis AP di Yerusalem dan Dubai dapat saling menelepon dari telepon rumah dan telepon seluler yang terdaftar dengan kode negara Israel +972.

Reuters juga bisa melakukan beberapa panggilan telepon dari UEA ke Israel pada Ahad. Satu jam lebih kemudian, para pejabat Uni Emirat Arab mengakui bahwa Menteri Luar Negeri Sheikh Abdullah bin Zayed Al Nahyan telah menelepon mitranya dari Israel Gabi Ashkenazi. Israel kemudian mengkonfirmasi dengan mengatakan pemblokiran telepon telah dicabut dari pihak Uni Emirat Arab.

Menteri Komunikasi Israel Yoaz Hendel memberi selamat kepada Uni Emirat Arab karena telah mencabut pemblokiran.

“Saya mengucapkan selamat kepada Uni Emirat Arab atas pencabutan pemblokirannya,” kata Menteri Komunikasi Israel Yoaz Hendel di Twitter, dikutip dari Reuters.

Ia menyebut banyak peluang ekonomi akan terbuka, termasuk langkah-langkah membangun kepercayaan penting untuk memajukan kepentingan negara.

Selain sambungan telepon, situs web berita Israel yang sebelumnya diblokir juga dibuka. (*)

Editor : Edi Faisol

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top