Follow our news chanel

Cegah Corona, wisata Air Terjun Kampung Harapan tutup mulai Senin

Tempat wisata Air Terjun Kampung Harapan di Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua.
Tempat wisata Air Terjun Kampung Harapan di Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua. - Jubi/Piter Lokon
Tempat wisata Air Terjun Kampung Harapan di Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua. – Jubi/Piter Lokon

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Pengelola wisata Air Terjun Kampung Harapan akan menutup lokasi wisata di Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua itu mulai Senin (23/3/2020). Penutupan tempat wisata itu dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan virus Corona di Papua.

Pengelolah tempat wisata Air Terjun Kampung Harapan, Eduar Katunggum mengatakan selama ini air terjun itu kerap dikunjungi wisatawan dari Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura, Kabupaten Keerom, maupun Kabupaten Darmi. Sejumlah wisatawan dari luar Papua juga kerap mengunjungi air terjun itu. Demi mencegah terjadinya penularan virus Corona di Papua, Katunggum menyatakan akan menutup lokasi wisata itu mulai Senin.

“Saya sebagai pengelola akan menutup sementara wisata Air Terjun Kampung Harapan, karena adanya kasus virus Corona. Virus ini bukan di Indonesia saja, tetapi di seluruh dunia. Pemerintah Provinsi [Papua] dan Kabupaten [Jayapura] sudah mengimbau tempat umum yang mendatangkan banyak orang harus ditutup sementara. Maka [mulai] Senin kami tutup sementara [lokasi wisata itu], sampai ada pengumuman atau imbauan dari pemerintah,” kata Eduar Katunggum di Kabupaten Jayapura, Minggu (22/3/2020).  

Katunggum menambahkan keputusan untuk menutup lokasi wisata itu merupakan pilihan yang sulit, karena akan merugikan para pengusaha kecil yang setiap hari melayani para wisatawan di sana. Setiap hari, lokasi wisata itu dikunjungi ratusan orang, membuat warga meraih banyak pendapatan dari tiket masuk dan penyewaan tempat parkir.

“Pilihan memang sulit. Pengunjung kami 500 – 1.000 orang per hari. Mereka membayar tiket masuk Rp2.000 per orang, membayar parkir motor Rp10.000 per motor, dan parkir mobil Rp20.000 per mobil. Tarif parkir bus Rp50.000 per bus. Akan tetapi, [penutupan wisata air terjun itu] solusi  terbaik untuk mengantisipasi virus Corona. Virus datang bukan karena angin, tetapi karena sentuhan manusia dengan manusia. Air terjun juga digunakan oleh banyak orang, [dipakai sebagai sumber] air minum untuk masyarakat. Kami tunggu imbauan pemerintah bahwa Papua bebas virus Corona,” kata Katunggum.

Rencana penutupan tempat wisata Air Terjun Kampung Harapan mendapatkan tanggapan positif dari para pengunjung lokasi wista itu. Salah satu wisatawan, Olga Bonyadone menyebut kebijakan itu penting untuk menjaga keselamatan semua pihak.

Loading...
;

“Saya sebagai pengunjung di tempat ini [mendukung]. Menurut saya rencana tutup sementara itu keputusan yang baik, karena virus Corona berbahaya. Itu bukan [hanya] untuk keselamatan mereka saja, tapi juga untuk [keselamatan] kami, [para] pengunjung,” kata Olga Bonyadone.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top