Follow our news chanel

Cegah Covid-19 dengan disinfektan buatan sendiri

Cegah Covid-19 dengan disinfektan buatan sendiri 1 i Papua
Petugas Kesehatan di Puskesmas Hamadi saat membuat disinfektan. – Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Selain mencuci tangan dengan sabun dan hand sanitizer, ternyata penggunaan disinfektan juga diperlukan dengan tujuan membunuh berbagai jenis virus dan bakteri yang menempel di ruangan atau benda mati seperti gagang pintu, meja, kursi, meja, lantai, dan lain-lain.

Sebelum membuat cairan disinfektan sendiri di rumah yang aman menggunakan cairan pembersih lantai, cairan pemutih, dan air, ada baiknya pahami dulu apa itu disinfektan yang ampuh mencegah Covid-19.

Kepala Puskesmas Hamadi, Apolonia Yantewo, mengatakan disinfektan mengandung bioksida, hidrogen peroksida, creosote, alkohol, natrium hipoklorit atau cairan pembersih karbol yang mengandung benzalkonium klorida.

“Bahan-bahan ini bisa ditemui pada cairan pemberih lantai dan cairan pemutih. Kita bisa menemukan berbagai disinfektan dengan kandungan tersebut di pasaran,” ujar Yantewo di puskesmas Hamadi, Senin (23/3/2020).

Meski demikian, Yantewo mengimbau kepada warga supaya tidak sembarangan membeli cairan pemutih karena bisa menimbulkan iritasi dan kerusakan pada kulit, bahkan kematian.

Loading...
;

“Kami di Puskesmas Hamadi membuat cairan disinfektan menggunakan bayclin, wipol, dan air. Sekali bikin bisa untuk disemprotkan di dalam dan luar puskesmas,” ujar Yantewo.

Petugas Kesehatan Lingkungan Puskesmas Hamadi, Ruth, mengatakan untuk membuat cairan disinfektan sebanyak dua liter air, pertama-tama siapkan bahan-bahannya seperti bayclin, wipol, air bersih, ember (ukuran lima liter), botol semprot plastik atau botol kaca, lap flanel, sarung tangan, dan masker.

“Tuangkan air bersih ke dalam ember sebanyak sembilan botol (ukuran 250 ml), tuangkan bayclin satu botol (ukuran 250 ml), lalu ditambah satu tutup botol wipol, setelah itu diaduk. Setelah semua bahan sudah tercampur secara merata cairan disinfektan siap digunakan,” jelas Ruth.

Ruth menambahkan, pastikan saat menggunakan cairan disinfektan harus menggunakan masker, sarung tangan, pintu dan jendela dalam keadaan terbuka (bila di dalam rumah) karena cairan pemutih dengan tingkat konsentrasi tinggi beracun. (*)

Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top