Cegah penularan Covid 19, penjara ini bebaskan 26 Napi

Ilustrasi tahanan Papua
Ilustrasi tahanan, pixabay.com
Cegah penularan Covid 19, penjara ini bebaskan 26 Napi 1 i Papua
Foto ilustrasi penjara – pixabay.com

“26 warga binaan yang dibebaskan melalui proses asimilasi dan integrasi itu 15 orang bebas bersyarat dan 11 orang cuti bersyarat,”

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sungailiat, Jubi – Lembaga Pemasyarakatan  Kelas II B Sungailiat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membebaskan 26 Narapidana melalui asimilasi dan integrasi dalam rangka pencegahan penularan Covid-19. Pembebasan yang dimulai Rabu, (1/4/2020) kemarin berdasarkan keputusan Menteri Hukum dan HAM, nomor M.H-19.PK.01.04.04 tahun 2020.

“26 warga binaan yang dibebaskan melalui proses asimilasi dan integrasi itu 15 orang bebas bersyarat dan 11 orang cuti bersyarat,” kata Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja, Al Ihsan, Kamis, (2/4/2020).

Ihsan menyebut kemungkinan jumlah Napi yang dibebaskan akan bertambah karena proses penyeleksiannya sampai dengan tujuh hari ke depan atau Selasa (7/4/2020).

“Kemungkinan jumlah akan bertambah dan tercatat jumlah total asimilasi mencapai 112 orang,” kata Ihsan menambahkan.

Pembebasan bersyarat dan cuti menjelang bebas dapat diberikan kepada narapidana jika yang bersangkutan telah menjalani masa pidana paling singkat dua per tiga dengan ketentuan dua per tiga tersebut paling sedikit sembilan bulan. Syarat lain, Napi juga dinyatakan berkelakuan baik selama menjalani masa pidana paling singkat sembilan bulan terakhir dihitung sebelum tanggal dua per tiga masa pidana.

Loading...
;

“Kemudian, telah mengikuti program pembinaan dengan baik, tekun dan bersemangat serta dapat menerima program kegiatan pembinaan narapidana,” kata Ihsan menjelasan.

Surat keputusan Menteri Hukum dan HAM, menimbang bahwa lapas, lembaga khusus pembinaan anak dan rumah tahanan negara merupakan sebuah institusi tertutup yang memiliki tingkat hunian tinggi, kondisi tersebut tentunya sangat rentan terhadap penyebaran dan penularan Covid -19.

“Pengeluaran dan pembebasan melalui asimilasi dan integrasi merupakan upaya pemerintah menyelamatkan warga binaan dari penularan COVID -19,” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top