Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Cegah penyebaran Covid-19, Belanda tak wajibkan pemakaian masker

papua-nakes
Anastasia Gapp/Pixabay

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Pemerintah Belanda mengatakan tidak akan menyarankan masyarakat memakai masker untuk memperlambat penyebaran virus corona karena keefektifannya belum terbukti.

Keputusan itu diumumkan oleh Menteri Perawatan Medis Tamara van Ark, setelah ditinjau oleh National Institute for Health (RIVM).  Belanda memilih memperketat aturan jarak sosial yang lebih baik setelah lonjakan kasus virus corona terus naik selama sepekan.

Cegah  penyebaran Covid-19, Belanda tak wajibkan pemakaian masker 1 i Papua

“Karena dari perspektif medis tidak ada efektivitas masker yang terbukti, Kabinet telah memutuskan bahwa tidak akan ada kewajiban nasional untuk mengenakan masker non-medis,” ujar Van Ark, pada Rabu, (29/7/2020).

Baca juga : Belanda temukan 25 migran dalam kontainer berpendingin

Aksi protes petani Belanda lumpuhkan lalu lintas pagi

Belanda siap adili penembak pesawat Malaysia

Loading...
;

Keputusan itu berbanding terbalik dengan negara-negara Eropa lain yang mewajibkan masker di toko-toko atau area luar ruangan yang ramai.

Kepala RIVM Jaap van Dissel mengatakan organisasinya menyadari penelitian yang menunjukkan masker membantu memperlambat penyebaran penyakit, tetapi mereka tidak yakin masker akan membantu selama wabah virus corona di Belanda saat ini.

Van Dissel berpendapat bahwa memakai masker secara tidak benar, bersama dengan ketidakpatuhan terhadap aturan sosial, dapat meningkatkan risiko penularan penyakit.

“Jadi kami berpikir bahwa jika Anda akan menggunakan masker (di tempat umum) … maka Anda harus memberikan pelatihan yang baik untuk itu,” kata Van Ark menjelaskan.

Saat ini pemakaian masker hanya diterapkan pada transportasi umum di Belanda dan di Bandara.

Sedangkan pemerintah daerah dan regional dibolehkan menerapkan wajib masker wajah jika mereka anggap perlu.

“Yang paling penting adalah kita bisa bertindak dengan wewenang daerah,” kata  Wali Kota Nijmegen dan ketua Dewan Keamanan Regional, Hubert Bruls.

Tim Manajemen Wabah menyimpulkan, meski memakai masker mengurangi penyebaran virus corona melalui tetesan (droplet), efeknya tidak memiliki nilai lebih jika orang tetap berpegang pada aturan jarak sosial dan tetap berjarak 1,5 meter. Oleh karena itu, tim mengatakan mengenakan masker hanya diperlukan di tempat-tempat di mana jarak sosial tidak dimungkinkan. (*)

Editor : Edi Faisol

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top