Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Cerita awal mula Kamala Harris jadi Cawapres dampingi Biden

Pilpres
Foto ilustrasi pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi Joe Biden tampil pertama  bersama Kamala Harris  sebagai pasangan Capres dan Cawapres Amerika pada Rabu, (12/8/2020) kemarin. Kesempatan itu mereka gunakan untuk menyampaikan berbagai hal, mulai alasan kenapa maju bersama hingga kritik terhadap pemerintahan Presiden Amerika Donald Trump.

Baca juga :AS kembali menuduh Presiden Venezuela berupaya curang dalam Pemilu mendatang

Cerita awal mula Kamala Harris jadi Cawapres dampingi Biden 1 i Papua

Wakil PM Rusia tegaskan dukungan Presiden Maduro

Presiden Maduro pastikan tak hadiri sidang majelis PBB

Sebelum ditetapkan sebagai cawapres, Kamala Harris adalah satu dari 11 kandidat yang diseleksi oleh Joe Biden beberapa pekan terakhir. Selain Kamala Harris, kandidat lainnya adalah Keisha Lance Bottoms, Karen Bass, Tammy Duckworth, dsb. Karena sulit bagi Joe Biden untuk menemui kesebelas kandidat itu satu persatu, akhirnya ia memutuskan untuk menggunakan metode video call.

Menurut pengakuan sejumlah orang di sekitar Joe Biden, Kamala Harris tidak pernah benar-benar muncul sebagai kandidat yang menonjol. Oleh karenanya, mereka kaget ketika mengetahui Joe Biden condong ke perempuan berdarah Afrika-India tersebut. Ternyata, kata mereka, Biden tidak hanya sekedar melihat kompetensi, tapi juga familiarity. Apalagi, Kamala Harris berteman dengan mendiang anak Joe Biden, Beau.

Loading...
;

“Biden merasa familiar dengan senator California itu karena keduanya sempat berjuang bersama di proses primary (seleksi kandidat) juga. Ketika keduanya bertemu secara virtual, keduanya langsung merasakan keterikatan,” ujar seorang sumber.

Lewat beberapa pertemuan virtual dengan Kamala Harris, Joe Biden semakin mantap dengan pilihannya. Latar belakang minoritas, rekam jejak, serta pengalaman Kamala Harris mengikuti kampanye nasional menjadi nilai lebih di matanya. Hal itu diperkuat lobi dari simpatisan Kamala Harris yang berusaha menjaga nama baiknya. Sebagaimana diketahui, Kamala sempat menyebut Biden seorang rasis.

“Jika kita ingin melewati krisis Amerika saat ini, kita perlu bersatu dan bergotong royong. Kamala memahami hal tersebut,” ujar Joe Biden menegaskan pilihannya.

Keputusan Joe Biden disampaikan kepada Kamala Harris lagi-lagi via video call. Hal itu dilakukan kurang lebih 90 menit sebelum pengumuman pada hari Selasa kemarin. Keputusan itu disampaikan dalam bentuk pertanyaan kepada Kamala Harris. (*)

Editor : Edi Faisol

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top