Follow our news chanel

Previous
Next

China tahan presenter TV Australia

Ilustrasi penangkapan, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi China menahan seorang presenter berita TV berkewarganegaraan Australia bernama Cheng Lei. Cheng merupakan jurnalis yang bekerja di stasiun TV milik pemerintah China, CGTN.

Penahanan ini disebut menjadi babak baru bagi relasi kedua negara yang dalam beberapa waktu terakhir terus memanas saat China memperingatkan warganya untuk tidak melakukan perjalanan ke Australia, begitupun sebaliknya.

Baca juga : Pengungkapan mata-mata China di Australia meresahkan 

Australia lacak kapal perang China 

Kapal gabungan akan melawan China di Indo-Pasifik

 

Loading...
;

Dalam sebuah pernyataan pada pertengahan Agustus lalu Menteri Luar Negeri Australia, Marise Payne mengatakan negaranya diberitahu bahwa Cheng ditahan oleh otoritas Beijing. Payne menjelaskan pejabat konsuler Australia berbicara dengan Cheng di fasilitas penahanan melalui tautan video pada 27 Agustus dan setelah itu menghubungi pihak keluarganya.

Payne tidak menjelaskan info lain terkait penahanan Cheng dalam pernyataan itu, namun penyiar televisi ABC mengatakan teman-teman Cheng khawatir setelah dia berhenti menanggapi pesan dalam beberapa pekan terakhir.

ABC kemudian mengatakan bahwa Cheng ditahan sebagai tahanan rumah di sebuah lokasi yang rahasia. ABC menyebut hal itu suatu bentuk penahanan yang memungkinkan penyelidik menahan dan menanyai tersangka hingga enam bulan tanpa mereka ditangkap secara resmi.

Sementara itu, halaman situs CGTN sendiri yang menugaskan Cheng sebagai pembawa berita di program Jaringan Bisnis Global tidak lagi tersedia setelah berita tentang penahanannya muncul.

Cheng memberikan pernyataan yang diwakili oleh keluarganya. Dia minta semua orang untuk menghormati proses yang tengah terjadi saat ini.

“Kami meminta Anda menghormati proses itu dan memahami tidak akan ada komentar lebih lanjut saat ini,” kata pernyataan itu.

Hubungan Australia dan China mulai memburuk setelah Negeri Kanguru mulai bergerak melawan atas campur tangan politik Tiongkok dan pengaruh di negara itu.

Sementara China sangat marah dengan inisiatif Australia terhadap penyelidikan internasional asal-usul pandemi virus corona yang diketahui merebak pertama kali di kota Wuhan. (*)

CNN Indonesia

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top