TERVERIFIKASI FAKTUAL OLEH DEWAN PERS NO: 285/Terverifikasi/K/V/2018

Cina dilanda topan In-fa usai dilanda banjir bandang

Papua, Cuaca Buruk
Cuaca buruk, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Beijing, Jubi – Cina dilanda topan In-fa, usai mengalami bencana alam banjir. Terjangan topan itu menimpa pusat bisnis di Shanghai, dan daerah sekitar pesisir pada Minggu, (25/7/2021). Musibah

Itu membuat semua penerbangan dibatalkan, termasuk kereta api bawah tanah diperlambat atau dihentikan, serta tempat-tempat usaha ditutup.

Baca juga : Sepekan usai banjir Eropa, Jerman kehilangan lebih dari 150 warga 

Banjir bandang Jerman-Belgia menyapu orang

Fiji diserang Ana, serangan siklon kedua dalam sebulan

Lembaga penyiaran pemerintah CCTV yang mengutip Badan Meteorologi Cina, menyatakan topan tersebut melanda Distrik Putuo di Zhousan, kota pelabuhan di pesisir timur Provinsi Zhejiang, pada pukul 12.30 waktu setempat.

Badai menimpa terjadi saat negara tirai bambu masih dilanda banjir yang menewaskan sedikitnya 58 orang, memutus aliran listrik, dan membuat satu juta orang mengungsi.

“Kami akan melakukan segala upaya untuk memastikan keselamatan penduduk dan properti mereka, dan melakukan apa pun untuk meminimalkan dampak bencana, dan berusaha mencapai target nihil korban jiwa dan sedikit kerugian ekonomi,” kata Yuan Jiajun, sekretaris Partai Komunis Provinsi Zhejiang, dikutip media pemerintah.

Badan meteorologi sebelumnya mengatakan topan tersebut tengah bergerak dengan kecepatan 15 kilometer per jam.  “Kecepatan angin In-fa bisa mencapai 38 meter per detik,” kata mereka, atau setara dengan 137 kilometer per jam.

Topan In-fa bergerak ke utara sepanjang pesisir Zhejiang sejak tengah hari, melewati Shanghai dan mencapai Provinsi Jiangsu di timur laut pada petang.

Departemen urusan darurat Zhejiang meningkatkan status peringatan topan ke level tertinggi pada Sabtu (24/7), menutup sekolah dan pasar, serta menahan arus lalu lintas jika diperlukan.

Shanghai, yang berpenduduk 26 juta jiwa, dan Hangzhou di selatan membatalkan jadwal penerbangan sejak Sabtu, dan banyak perjalanan kereta api di kawasan itu juga dihentikan sementara.

Pemda Shanghai mengatakan mereka akan memperlambat laju kereta bawah tanah, sementara otoritas Hangzhou mengumumkan akan menghentikan layanan kereta bawah tanah untuk sementara.

Tercatat banjir yang melanda Zhengzhou, China bagian tengah, pekan lalu menewaskan 12 orang yang terjebak di jalur kereta bawah tanah.

Disneyland Shanghai akan ditutup pada Minggu dan Senin (26/5) akibat cuaca buruk, sementara Pelabuhan Yangshan telah mengevakuasi ratusan kapal, kata kantor berita resmi Xinhua. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us