TERVERIFIKASI FAKTUAL OLEH DEWAN PERS NO: 285/Terverifikasi/K/V/2018

Cina persilakan Komisi HAM PBB ke Xinjiang dengan syarat tak ada penyelidikan

Papua
Simbol PBB, pixabay.com

Papua No.1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi –  Menteri Luar Negeri Cina Wang Yi mengatakan Kepala Hak Asasi Manusia PBB, Michelle Bachelet, dapat mengunjungi Xinjiang, namun dengan syarat  menolak penyelidikan apa pun berdasarkan praduga bersalah.

Bachelet telah lama mencari akses ke wilayah Cina barat untuk menyelidiki tuduhan pelanggaran HAM terhadap etnis Muslim Uighur. Masalah ini telah mempertegang hubungan antara Beijing dan Barat, memicu tuduhan genosida dari Washington dan boikot diplomatik yang dipimpin AS terhadap Olimpiade Musim Dingin di Beijing.

“(Cina) menolak semua jenis bias, prasangka, dan tuduhan yang tidak beralasan,” kata Wang, Sabtu, (19/2/2022).

Baca juga : Dalih Pelanggaran HAM, AS boikot Paralimpiade musim dingin Cina
Minta kesetaraan Muslim Uighur Erdogan telepon Xi Jinping
Muslim Utsul protes larangan berhijab oleh pemerintah Cina

Ia mengatakan melalui video di Konferensi Keamanan Munich ketika ditanya apakah Bachelet akan memiliki akses tidak terbatas di Xinjiang.

Kelompok hak asasi manusia menuduh Cina melakukan pelanggaran besar-besaran terhadap Uighur dan kelompok minoritas lainnya, termasuk penyiksaan, kerja paksa dan penahanan satu juta orang di kamp-kamp interniran.

Cina mengatakan kamp-kamp itu adalah fasilitas pendidikan ulang dan pelatihan untuk memerangi ekstremisme agama. Mereka juga  menyangkal adanya pelecehan.

Wang mengatakan apa yang disebut kamp kerja paksa atau pendidikan sistematis semuanya bohong dan palsu. “Saya harap Anda dapat mempercayai pemerintah Cina, dan mempercayai apa yang dikatakan pemerintah Cina dan informasi yang telah kami rilis,” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending


Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us