Follow our news chanel

Previous
Next

Halaman Kerjasama
Kampanye 3M
(Memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan)

Jubi Papua

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Author :

Papua
Siswa mengambil dan menyerahkan hasil tugas belajar di rumah, di SD Inpres Siriwini, Nabire, Senin (5/10/2020) - Jubi/Titus Ruban.

Covid-19 menjalar di lingkungan sekolah di Nabire

Papua No.1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi Dinas Pendidikan Nabire menghentikan sementara aktivitas pendidikan langsung di enam sekolah. Kegiatan pengambilan dan penyerahan tugas diliburkan karena ada guru dan siswa setempat terinfeksi Covid-19.

“Keenam sekolah berada dalam pengawasan ketat. Aktivitas belajar dihentikan dan guru serta siswa harus diisolasi (karantina mandiri di rumah masing-masing),” kata Kepala Dinas Pendidikan Nabire Yulianus Pasang, Rabu (14/10/2020).

Enam sekolah tersebut ialah TK dan SD Filadelfia, SD Kaladiri, SD dan SMP Yapis, serta SMP Negeri I Nabire. Aktivitas pengambilan dan penyerahan tugas siswa diliburkan sekitar dua pekan. Mereka baru dizinkan kembali berinteraksi langsung mulai Senin pekan depan.

“Di Wanggar (SD Kaladiri) bukan siswa atau guru mereka yang terjangkit Covid-19, melainkan warga sekitar. Dia sering bolak-balik ke sekolah tersebut,” lanjut Kadang.

Kadang menegaskan seluruh aktivitas dan interaksi dalam pembelajaran pada enam sekolah tersebut, saat ini sepenuhnya melalui daring. Kebijakan itu sembari menunggu rencana uji cepat antibodi atau rapid test terhadap mereka pernah berkontak langsung dengan penderita Covid-19. “Sekolah lain masih diizinkan melaksanakan pengambilan dan penyerahan tugas siswa, tetapi tetap harus menaati protokol kesehatan.”

Anggota Komisi Pendidikan dan Kesehatan DPRD Nabire Amandus Pigai berpendapat aktivitas di enam sekolah tersebut seharusnya diliburkan selama sebulan. Itu untuk memastikan para guru dan siswa serta keluarga mereka bebas dari ancaman infeksi Covid-19.

“Enam sekolah tersebut seharusnya mendapat perlakuan khusus (dispensasi) sehingga diliburkan selama sebulan. Kalau bisa, seluruh guru dan siswa mereka harus menjalani rapid test,” kata Pigai. (*)

Loading...
;

 

Editor: Aries Munandar

Scroll to Top