HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Cuaca ekstrem, ombak capai 3,5 meter di Manokwari

Ilustrasi cuaca ekstrem – pexels.com.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi cuaca ekstrem di wilayah perairan Papua. Masyarakat diingatkan untuk mewaspadai kemungkinan tersebut selama dua hari ke depan.

“Gelombang tinggi berpeluang terjadi di Perairan Sorong, Manokwari, dan Utara Biak. Kemudian, Perairan Sarmi-Jayapura, dan Samudra Pasifik di Utara Papua Barat hingga Papua,” kata Kepala BMKG Stasiun Rendani Manokwari Denny Putiray, Selasa (17/12/2019).

Dia melanjutkan gelombang tinggi juga berpotensi terjadi di Perairan Raja Ampat, dan Teluk Cenderawasih. Gelombang tinggi dipicu oleh pembentukkan awan cumulonimbus yang mengakibatkan angin kencang.

“Awan ini pun berpotensi menimbulkan hujan deras disertai petir. Cuaca tersebut berpotensi besar terjadi di Perairan Raja Ampat, Sorong, Manokwari, Biak, Sarmi-Jayapura, dan Teluk Cenderawasih ,” jelas Denny.

Dalam dua hari ke depan, hujan berintensitas ringan juga diperkirakan menguyur secara merata di seluruh wilayah Papua Barat. Hujan tersebut kemungkinan terjadi pada sore hari.

“Angin di Perairan Manokwari pada umumnya berkecepatan 5-20 knots atau 10-40 kilometer per jam, dan bertiup dari arah barat ke utara. Kecepatan angin memicu terjadinya gelombang setinggi 1,75-3,5 meter,” kata Denny. (*)

Loading...
;

 

Editor: Aries Munandar

Baca juga  Warga Sandaun PNG diimbau tidak bepergian ke Jayapura

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pengumuman Lagu
"Tanah Papua"

Sehubungan dengan akan dilakukannya pendaftaran lagu “Tanah Papua” yang diciptakan oleh Bapak Yance Rumbino pada Direktorat kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, untuk itu disampaikan kepada seluruh pihak masyarakat yang mengklaim sebagai pencipta lagu “Tanah Papua”, diberi kesempatan untuk mengajukan klaim atau sanggahan lagu tersebut.

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa