Follow our news chanel

Previous
Next

Daerah ini kewalahan layani permintaan evakuasi sarang tawon

Ilustrasi sarang tawon, pixabay.com
Daerah ini kewalahan layani permintaan evakuasi sarang tawon 1 i Papua
Ilustrasi sarang tawon, pixabay.com

Tercatat sepanjang Januari 2020, BPBD menerima lebih dari 10 permintaan evakuasi sarang tawon vespa dari warga.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sleman, Jubi – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, kewalahan memenuhi permintaan bantuan evakuasi sarang tawon vespa dari warga. Lembaga kebencanaan itu mengaku  personelnya terbatas.

“Dalam sehari, hampir selalu ada laporan keberadaan sarang tawon yang masuk ke BPBD,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sleman, Makwan, Jumat, (10/1/2020).

Baca juga : Seorang Lansia di Bekasi meninggal akibat disengat tawon

Tak hanya kobra, tawon juga resahkan warga DKI

DKI evakuasi 327 sarang tawon

Loading...
;

Menurut dia masih cukup banyak ditemukan sarang tawon vespa yang berada di rumah warga atau di pohon yang dekat dengan permukiman di wilayah Sleman.

“Dalam satu pekan hampir selalu dilakukan operasi tangkap tawon (OTT). Tawon masih banyak ditemukan di Sleman, hampir merata di seluruh kecamatan,” kata Makwan menambahkan.

Tercatat sepanjang Januari 2020, BPBD menerima lebih dari 10 permintaan evakuasi sarang tawon vespa dari warga. Mayoritas yang dievakuasi merupakan sarang yang berada di rumah warga dan di pohon.

Sedangkan saat musim hujan seperti ini, personel BPBD tidak berani mengevakuasi sarang tawon yang biasanya mudah hancur karena menyerap air hujan.

“OTT dilakukan saat sarang sudah kering. Kena getaran sedikit saja kalau basah pasti sarangnya ambrol dan itu berisiko untuk warga di sekitar lokasi sarang,” kata Makwan menjelaskan.

Operasi tangkap tawon biasanya dilakukan pada malam hari saat tawon cenderung kurang agresif.

Rata-rata sarang lebah yang antara 80 centimeter hingga satu meter, sedangkan petugas dibekali dengan pakaian khusus dan peralatan saat melakukan operasi tangkap tawon.

Makwan menjelaskan, dalam operasi tangkap tawon, petugas menutup lubang sarang tawon menggunakan kapas yang telah dibasahi bensin. Kondisi itu akan membuat lebah dewasa pingsan dalam 10 menit.

“Setelah itu, barulah sarang diambil. Untuk tawon dewasa nantinya dilepasliarkan saat malam hari agar bisa dimangsa oleh predator alaminya, sedangkan yang anakan tawon dimasak. Namun kami imbau masyarakat jangan mengevakuasi sendiri karena cukup berbahaya,” kata Makwan menjelaskan.

Sedangkan sejak akhir 2019 lalu BPBD Sleman menerima puluhan laporan gangguan tawon vespa. Kendati demikian, hanya satu serangan yang menimbulkan seorang warga terluka. Yakni Suryono, warga Kecamatan Pakem, sempat menginap sehari di Rumah Sakit Panti Nugroho gara-gara serangan tawon. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top