Follow our news chanel

Daerah ini terapkan pencatatan kelahiran secara daring

Ilustrasi kelahiran bayi, pixabay.com
Daerah ini terapkan pencatatan kelahiran secara daring 1 i Papua
Ilustrasi kelahiran bayi, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Padang Aro, Jubi – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, mulai menerapkan penyelenggaraan administrasi kependudukan pencatatan kelahiran dalam jaringan (Daring). Kebijakan yang diterapkan itu untuk memangkas pengurusan akte kelahiran masyarakat butuh waktu dan tenaga lebih serta harus antre.

“Melalui pencatatan kelahiran daring masyarakat bisa mencetak sendiri melalui aplikasi sehingga akan lebih efisien dan efektif,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Solok Selatan, Efi Yandri, Kamis, (1/8/2019)

Baca juga : Pemprov Papua minta masyarakat manfaatkan aplikasi e-lapor

MRP sedang menyiapkan aplikasi SI-DOA untuk mendata jumlah orang asli Papua

Aplikasi ini untuk antisipasi kekerasan ibu dan anak di kampun

 

Loading...
;

Dia berharap penerapan pencatatan kelahiran daring ini bisa diuji coba di Nagari atau desa adat. Sedangkan kartu keluarga dan akte kelahiran sudah ditandatangani secara elektronik di Solok Selatan.

“Manfaat pencatatan kelahiran secara elektronik oleh instansi katanya, akan mempercepat capaian target dan memangkas birokrasi,” kata Efi menambahkan.

Menurut dia, manfaat bagi masyarakat aplikasi itu akan mempermudah proses pengurusan dokumen dan menghemat waktu serta biaya.

Dia menyebutkan yang menjadi kendala dalam pengurusan akte kelahiran selama ini berupa kesadaran masyarakat untuk mengurus akte kelahiran masih rendah.

“Seharusnya akte ini diurus saat anak baru lahir tetapi banyak yang membuatnya setelah diperlukan,” katanya.

Baca juga : Batan luncurkan aplikasi layanan pengelolaan limbah radioaktif

Rumah sakit ini gunakan layanan aplikasi android

Selain itu juga daerah di Solok Selatan banyak kawasan terisolir, sehingga dengan adanya pencatatan daring ini masyarakat bisa mencetak sendiri.

Tercatat kepemilikan akte kelahiran anak usia 0 hingga 18 tahun berdasarkan Data Konsolidasi Bersih (DKB) Solok Selatan hingga 31 Desember 2019 yang sudah memiliki akte sebanyak 46.890 orang atau 74,87 persen dari jumlah keseluruhan.

Sedangkan yang belum memiliki akte sebanyak 15.742 anak atau 25,13 persen dari jumlah anak.

Kepala seksi Pengembangan sistem dan aplikasi Direktorat Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Ferdi Firmansyah mengatakan, layanan daring itu bisa diakses melalui aplikasi Https://layananonline.dukcapil.kemendagri.go. Id.

“Yang mendaftar ke apilkasi ini baru bisa kepala keluarga dan setelah membuka aplikasi masyarakat bisa mengisi formulirnya secara lengkap,” kata Ferdi.

Menurut dia di wilayah Sumatera Barat yang sudah menerapkan layanan pencatatan kelahiran daring baru Padang Pariaman, Kota solok, Padang, Padang Panjang, Payakumbuh dan Solok Selatan. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top