Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Daerah otonom baru, Bupati Jayapura : Basisnya harus kuat

Papua
Ilustrasi pemekaran - dok. Jubi.
Papua No.1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi –  Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw mengatakan, Daerah Otonom Baru (DOB) seperti Tabi Saireri  harus diimbangi dengan basis di tingkat bawah.

Awoitauw menyebut selama ini banyak sekali lembaga adat yang dibentuk dan berbicara atas nama Papua, sementara aspirasi masyarakat di bawah tidak terwakilkan.

” Kalau bicara dewan adat mamta Tabi, dibawahnya seperti apa?, harus jelas, dengan melihat aspirasi masyarakatnya,” ujar Bupati Awoitauw yang juga sebagai Ketua Asosiasi Kepala Daerah se Tanah Tabi saat ditemui di Sentani. Sabtu ( 25/7/2020).

Daerah otonom baru, Bupati Jayapura : Basisnya harus kuat 1 i Papua

Baca juga : Aspirasi pemekaran masyarakat adat Tabi dan Saireri diteruskan ke provinsi dan pusat

Bahas pemekaran, anggota Pokja Adat MRP temui mahasiswa asal 4 kabupaten Animha

Pendeta Frans Alberth Yoku yakin pemekaran provinsi segera terlaksana

Ia mencotohkan daerah yang dipimpinnya yang selama ini fokus dengan pembentukan Kampung-Kampung Adat.  Pembentukan Kampung adat agar basisnya jelas, sehingga pada tingkat atas mau dibentuk lembaga adat apa saja akan jelas koordinasinya. Karena yang diperjuangkan adalah murni aspirasi masyarakat ditingkat bawah tadi melalui Kampung-Kampung adat.

Loading...
;

” Wilayah tabi dengan sistem keondoafiannya sangat jelas otoritasnya. Semua orang mengaku atas nama lembaga adat tetapi tidak terwakili ditingkat bawah, ini persoalan yang saat ini kita hadapi,” kata Awoitauw, menambahkan.

Menurut dia, asosiasi Kepala Daerah Tabi dan Saireri bersama Tokoh-Tokoh adat sudah sepakat dan berkomitmen untuk DOB Tabi Saireri. Pertemuan-pertemuan dan kesepakatan sudah berkali-kali dilaksanakan, dan sampai saat ini masih eksis untuk mengawal aspirasi masyarakat.

” Kami juga berhati-hati dan tetap berjalan pada rel aturan untuk menyuarakan aspirasi masyarakat,” kata Awoitauw menjelaskan.

Ondofolo Kampung Sereh, Yanto Eluay, yang juga sebagai tokoh masyarakat adat di daerah  itu berpendapat ketika menjadi seorang pemimpin, jelas ada wilayah kekuasaannya, masyarakat dan potensi sumber daya alam yang dimiliki.

” Dalam konteks yang lebih besar lagi, tentunya harus ada dukungan dari semua pemimpin masyarakat adat, dengan tujuan agar kepentingan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” kata Yanto. (*)

Editor : Edi Faisol

 

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top