TERVERIFIKASI FAKTUAL OLEH DEWAN PERS NO: 285/Terverifikasi/K/V/2018

Dalih keamanan nasional polisi Hong Kong kembali serbu kantor media

Papua
Kebebasan pers, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Kepolisian Hong Kong melakukan penyerbuan ke kantor media massa Apple Daily, Kamis (17/6/2021) pagi tadi. Lagi-lagi otoriotas setempat melakukan itu dengan dalih pelanggaran hukum keamanan nasional.

Dalam penyerbuan itu sejumlah eksekutif media massa yang dikenal prodemokrasi diamankan polisi. Selain itu, aset perusahan senilai HK$18 juta atau sekitar Rp33,3 miliar pun dibekukan aparat.

Baca juga :  Ini perlakuan terhadap politisi Hong Kong yang tak setia ke China 

Hampir 5 ribu warga Hong Kong ajukan visa Inggris, kabur dari represif aparat China 

Tokoh pro demokrasi Hong Kong ditangkap polisi

AFP dan Reuters melansir setidaknya lima orang yang dibawa polisi terkait penyerbuan ke kantor surat kabar Apple Daily itu adalah pemimpin redaksi dan eksekutif. Penyerbuan itu kedua kalinya dilakukan polisi kepada kantor media massa yang terbilang keras mendorong demokrasi di Hong Kong .

Pemilik Apple Daily , Jimmy Lai, sebelumnya telah dipenjara karena mendukung juga membantu secara finansial gerakan prodemokrasi di Hong Kong. AFP melaporkan lima eksekutif yang diamankan adalah dari Next Digital, yang merupakan anak media dari Apple Daily.

Sementara itu, Apple Daily mengabarkan pemimpin redaksi mereka, Ryan Law, jadi salah satu yang dibawa polisi saat penyerbuan pada Kamis pagi ini.

Akun Facebook Apple Daily sempat menyiarkan langsung momen saat aparat polisi masuk untuk menggerebek kantor media tersebut. “Mereka tiba sekitar pukul 7 pagi ini, gedung kami dikepung,” ujar reporter yang memberikan komentar dalam siaran langsung tersebut.

Polisi telah membatasi kami untuk menggunakan semua peralatan redaksi. “Tapi, kami masih bisa menyalakan kamera langsung ini dan situs web kami akan terus memperbarui,” sambungnya.

Kepolisian Hong Kong memberikan imbauan publik agar tak menyebarkan artikel-artikel dari Apple Daily untuk mencegah pelanggaran hukum keamanan. Imbauan yang sama pun diberikan kepada karyawan Apple Daily agar berhati-hati dan tak melanggar hukum. (*)

CNN Indonesia

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us