Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Dampak dari pendidikan di Papua itu tidak dirasakan oleh masyarakat

pendidikan, pertanian , papua
Ilustrasi Petani Kopi di dari pedalaman Papua sedang memetik biji kopi - Jubi/Doc

 

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Ketua Umum Gerakan Papua Mengajar Agustinus Kadepa mengatakan, dampak dari kemajuan pendidikan tidak dirasakan oleh masyarakat. Banyaknya jumlah pegawai negeri atau pejabat pejabat, menurutnya tidak serta merta itu tidak mengindikasikan satu kemajuan dalam dunia pendidikan di Papua.

“Di Papua, belum  pernah ada yang namanya masyarakat memproduksi sesuatu pertanian, perkebunan, peternakan. Sampai saat ini sarjana pertanian,perkebunan, peternakan tidak memberikan dampak dari pendidikan yang dirasakan oleh masyarakat dalam aspek peternakan pertanian, perkebunan,” katanya keapada Jubi mealui sambungan selulernya, Selasa (18/8/2020).

Dampak dari pendidikan di Papua itu tidak dirasakan oleh masyarakat 1 i Papua

Kadepa mengatakan, ketiga sektor yang ada di masyarakat itu tidak punya hasil produksi yang dirasakan untuk memajukan masyarakat.

“Kita bisa jumpai di swalayan, toko, berapa banyak produksi dari hasil pertanian orang Papua yang dijual. Kalau tidak ada artinya, pendidikan kita itu tidak mendidik sama sekali. Karena konteks orang Papua selama Otsus belum memproduksi satu ptoduk secara berkelanjutan dengan jumlah yang besar ,” Kadepa.

Ilmu pengetahuan yang diterima di bangku pendidikan, juga menurutnya tidak sesuai dengan konteks. Indikator adalah bagaimana masyarakat bisa menghasilkan sesuatu. Pemerintah hari ini tidak mengukur berapa banyak orang asli Papua yang menjadi peternak, petani, ini tidak diukur.

Dalam kondisi demikian, katanya, orang Papua akhirnya terlanjur dicap pemalas. Kemudian mendapatkan ejekan lahan luas kenapa tidak bisa bangkit, bagaimana mereka mau kembangkan lahan, sementara sektor pendidikan terkait tidak diperhatikan serius oleh pemerintah .

Loading...
;

Ketua Kamar Adat Pengusaha Papua Musa Haluk mengatakan, potensi masyarakat dalam mengembangkan ekonomi, dapat dilakukan dengan memadukan dan memanfaatkan ulmu pengetahuan dengan potensi alam yang ada.(*)

Editor: Syam Terrajana

 

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top