Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Dana Otsus dipakai untuk menggaji anggota Satgas Yahukimo Bangkit

Bupati Yahukimo, Abock Busup. – Jubi/Alex

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pemerintah Kabupaten Yahukimo membentuk Satuan Tugas Yahukimo Bangkit yang terdiri dari 255 orang yang dipilih sebagai perwakilan dari 51 distrik di Yahukimo. Para anggota Satuan Tugas Yahukimo Bangkit untuk mendapatkan honorarium dari Dana Otonomi Khusus Papua dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD Yahukimo 2020.

Bupati Yahukimo, Papua Abock Busup mengatakan Satuan Tugas (Satgas) Yahukimo Bangkit itu dibentuk untuk mengawal program pemerintah. “Satgas Yahukimo Bangkit itu melibatkan anak terlantar. Dari 51 distrik [di Yahukimo, masing-masing] mengirim lima pemudanya,” kata Busup di Jayapura, Selasa (4/2/2020).

Menurut ia, Satgas Yahukimo Bangkit terdaftar resmi di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Yahukimo. Setiap anggota Satgas Yahukimo Bangkit akan menerima honorarium dari anggaran Dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua dalam APBD Yahukimo.

Busup menyatakan gaji para anggota Satgas Yahukimo Bangkit itu diambil dari Dana Otsus Papua yang dikelola Pemerintah Kabupaten Yahukimo. “Jadi mereka ini digaji setiap bulan sesuai Upah Minimal Provinsi. Itu dilakukan agar mereka tidak mengganggu aktivitas pemerintah, dan meninggalkan hidup yang tidak sehat, seperti menghisap [lem] aibon, dan lainnya,” ujar Busup.

Ia menyatakan setiap anggota Satgas bertugas menjaga tempat umum sepeti pasar, sekolah, tempat hiburan, dan Kantor Bupati. Anggota Satgas juga harus melapor kepada Bupati jika ada kepala dinas, pegawai, kepala distrik, tenaga kesehatan, dan guru yang bolos atau mangkir kerja.

“Kalau untuk pasar, ada 50 kios yang diperuntukan bagi orang asli Yahukimo. Tetapi ada masyarakat yang lakukan jual beli lapak ke pendatang, dengan harga yang lebih mahal. Disinilah tugas Satgas untuk menegur dan melaporkan kepada pemerintah,” ujarnya.

Loading...
;

Satgas Yahukimo juga akan berjaga di bandara. “Kalau di bandara ada orang mabuk atau ada yang berjualan disembarang tempat, Satgas memiliki hak untuk menertibkan, dengan melibatkan Satpol PP dan aparat keamanan. Kalau di sekolah jika ada siswa yang terlambat masuk sekolah, tugas Satgas menanyakan alasan keterlambatan dan melaporkan kepada orangtua,” sambungnya.

Menurut Busup, urusan keamanan dan ketertiban di Yahukimo tetap menjadi wewenang kepolisian. Keberadaan Satgas Yahukimo Bangkit hanyalah untuk membantu tugas pemerintah daerah mengawas kebijakan pemerintah.

“Jadi mereka ini tidak bisa bertindak semena-mena. [Mereka ]harus berkoordinasi dengan pihak keamanan apabila ada hal yang perlu ditangani serius,” katanya.

Busup menyatakan pihaknya juga telah merekrut 45 kepala suku untuk menyelesaikan berbagai  masalah sesuai hukum adat setempat. “Apabila ada sesuatu masalah yang harus diselesakan secara adat, maka akan ada kepala suku yang menangani. Pemerintah Yahukimo sudah menunjuk 45 kepala suku dari 12 suku yang ada,” sambungnya.

Secara terpisah, warga Yahukimo yang enggan diberitakan namanya meminta Pemerintah Kabupaten Yahukimo mengevaluasi keberadaan Satgas Yahukimo Bangkit. Warga itu melihat Satgas Yahukimo Bangkit tidak bekerja dengan baik.

“Mungkin kinerja mereka perlu dievaluasi, agar mereka bisa bekerja lebih baik dalam mengawal program pemerintah. Tetapi, di satu sisi, kehadiran mereka (satgas) sangat membantu pemerintah dalam melakukan pengawasan,” katanya. (*)

Ralat: Berita ini mengalami perubahan. Sebelumnya terdapat kalimat “Busup menyatakan Satgas Yahukimo Bangkit juga bisa menyelesaikan masalah yang ditemuinya sesuai hukum adat setempat.” Kalimat itu salah, karena Satgas Yahukimo tidak memiliki wewenang menyelesaikan masalah yang ditemuinya dengan hukum adat. Kalimat itu diganti dengan kalimat “Busup menyatakan pihaknya juga telah merekrut 45 kepala suku untuk menyelesaikan berbagai  masalah sesuai hukum adat setempat.” Redaksi Jubi meminta maaf atas kesalahan tersebut. 

Editor: Aryo Wisanggeni G

 

 

Baca juga artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top