TERVERIFIKASI FAKTUAL OLEH DEWAN PERS NO: 285/Terverifikasi/K/V/2018

Dana Otsus Papua ditambah, ini rincian menurut menteri Tito

Otsus Papua
Ilustrasi Otsus Papua. - Jubi/Dok

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan rincian dana otonomi khusus atau Otsus Papua yang rencananya bakal ditambah dari 2 persen menjadi 2,25 persen. Ia menjelaskan  peningkatan dana Otsus Papua menjadi 2,25 persen tidak seluruhnya berbentuk block grant atau bantuan hibah dari pemerintah pusat yang tidak disertai syarat tertentu.

“Berbagai pihak di Papua ingin agar satu persen menjadi block grant dan 1,25 persen specific grant yang di-earmark,” kata Tito dalam rapat dengan Panitia Khusus Dana Otsus Papua DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Kamis (24/6/2021) kemarin.

Baca juga : Filep Wamafma temukan alur penyimpangan mafia dana Otsus di Papua Barat 

20 tahun dana Otsus di Papua dan Papua Barat, BPKP: Penggunaan tak maksimal

Protes dana Otsus 2021, Wali Kota Sorong: Saya No Comment, Tanya ke MRPB

Menurut Tito sebesar 1,25 persen dana otsus Papua akan berbentuk specific grant dan jasa publik yang akan ditentukan oleh pemerintah pusat. Sedangkan perpanjangan dan peningkatan dana Otsus Papua harus dilakukan tepat waktu agar tidak memengaruhi siklus anggaran. Selain itu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Papua akan berkurang jika belum ada keputusan perpanjangan dan peningkatan dana otsus Papua.

“Jika itu tidak dianggarkan dana Otsusnya 2 persen atau 2,25 persen akan berakibat pada postur APBD yang jauh sekali berkurang,” ujar Tito menjelaskan.

Hal itu dinilai akan memengaruhi proses perkembangan pembangunan di Papua, baik dari segi pendidikan, kesehatan, hingga afirmasi bagi orang Papua asli.

Mantan Kapolri itu juga menyarankan agar pembahasan RUU tentang perubahan Kedua atas UU Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Provinsi Papua dapat dilakukan melalui pembentukan panitia kerja (Panja) yang pembahasannya menjadi lebih fokus dan teknis.

Tercatat, pemerintah dan DPR di senayaan sedang membahas rencana revisi UU Otsus Papua. Dalam pembahasan itu terdapat beberapa poin yang menjadi fokus pembahasan perubahan UU Otsus Papua. Salah satunya, menaikkan besaran dana Otsus yang semula 2 persen menjadi 2,25 persen.

Selain itu, ada pasal lain yang menjadi fokus pembahasan yaitu terkait Pasal 76 tentang Pemekaran Provinsi. (*)

CNN Indonesia

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us