HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Danrem 172 PWY: Helikopter MI-17 kemungkinan tidak tabrak gunung

Salah satu helikopter jenis Bell 412 milik TNI AD yang dikerahkan mencari helikopter MI-17 yang hilang kontak sejak 28 Juni 2019. – Dok. Pendam XVII Cenderawasih
Salah satu helikopter jenis Bell 412 milik TNI AD yang dikerahkan mencari helikopter MI-17 yang hilang kontak sejak 28 Juni 2019. – Dok. Pendam XVII Cenderawasih

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Danrem 172 Praja Wira Yakthi (PWY), Kol Inf Binsar Sianipar, memprediksi helikopter MI-17 yang dilaporkan hilang dalam penerbangan Oksibil-Jayapura tidak menabrak gunung.

Dugaan itu diperkuat dengan tidak berfungsinya sonar yang dimiliki helikopter milik Penerbad yang sejak Jumat (28/6/2019) hilang kontak, karena bila menabrak gunung selain alat yang ada di heli memancarkan sinyal juga ada tanda lainnya.

“Namun dalam pencaharian yang dilakukan tiga helikopter tidak ditemukan tanda-tanda tentang keberadaan heli tersebut,” kata Kol Inf Sianipar, Senin (1/7/2019).

Ia mengatakan dalam pencaharian melalui udara di route yang diduga dilintasi helikopter yang membawa 12 penumpang termasuk crew tidak terlihat adanya tanda yang menandakan terjadinya insiden.

Selain itu juga tidak terlihat adanya pepohonan yang rusak sehingga diperkirakan heli tersebut tidak menabrak gunung karena bila menabrak gunung kemungkinan sonar (ILT) yang ada di heli pasti memancarkan tanda, kata Sianipar, seraya memprediksi kemungkinan heli tersebut tersangkut di pepohonan sehingga sonar tidak memancar.

“Berbagai kemungkinan bisa saja terjadi mengingat hingga hari ketiga belum ada tanda-tanda keberadaan heli tersebut,” aku Sianipar, seraya menambahkan dari darat juga belum melaporkan tentang keberadaan heli tersebut.

Loading...
;

Sementar itu, Kepolisian Daerah (Polda) Papua telah menyiagakan dua regu yang terdiri dari 20 orang untuk membantu pencarian helikopter MI-17 yang dikabarkan hilang kontak pada Jumat (28/6/2019) sekira pukul 11.49 WIT.

Wakapendam XVII Cenderawasih, Letkol Inf Dax Sianturi, di Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (1/7/2019), mengatakan Polda Papua telah menyiagakan 20 orang anggota Brimob/dua regu yang disiagakan untuk membantu kegiatan operasi SAR dalam pencarian helikopter MI-17.

“Namun, hingga kini mereka belum diturunkan, masih siaga di Jayapura, apabila sewaktu-waktu jika dibutuhkan baru kita kerahkan,” katanya.

Baca juga  Antisipasi Covid-19, Pemkab Lanny Jaya sosialiasikan rencana "lockdown"

Hingga hari keempat pencarian, lanjut dia, tim SAR gabungan TNI yang dikerahkan untuk melakukan pencarian melalui jalur darat terhadap helikopter MI-17 di sekitar Gunung Mol dan Aprok.

Menurut dia, pencarian juga dilakukan melalui udara dengan menggunakan dua unit helly bell masing-masing helly bell 206 dan helly bell 412 dengan nomor registrasi HA-5177.

“Hari ini dua helly bell itu tiga kali penerbangan dan melakukan penyisiran di sekitar lokasi lintasan helikopter MI 17,” katanya.

Helly bell 412 dengan nomor registrasi HA-5177 juga tiga kali penerbangan dan melakukan penyisiran, namun tidak melanjutkan penerbangan karena cuaca. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa