DAP Anim Ha minta KNPB jalankan Petisi Rakyat Papua untuk tolak Otsus

Petisi Rakyat Papua
Peluncuran Petisi Rakyat Papua yang menolak rencana pemberlakuan Otonomi Khusus Papua Jilid 2 di Merauke. - Jubi/Humas Dewan Adat Animha

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Dewan Adat Papua Wilayah V Anim Ha menyerahkan mandat kepada Komite Nasional Papua Barat untuk menjalankan Petisi Rakyat Papua yang menolak rencana pemberlakuan “Otonomi Khusus Papua Jilid 2”. Penyerahan mandat itu diumumkan Ketua Dewan Adat Papua ata DAP Wilayah V Anim Ha, H Ahmad Waros Gebze di Merauke, Senin (20/7/2020).

Gebze mengumumkan penyerahan mandat itu dalam pelucuran Petisi Rakyat Papua di Merauke, Senin. “Atas nama Tuhan Allah, leluhur, dan nenek moyang bangsa Papua, saya membuka sensus penduduk orang asli Papua,” kata Gebze dalam sambutan pelucuran petisi itu.

Dalam peluncuran Petisi Rakyat Papua itu, Gebze membacakan lima poin petisi tersebut. Pertama, menolak dengan tegas perpanjangan pemberlakuan Otonomi Khusus Papua Jilid 2 dalam bentuk dan dalam nama apapun di teritori West Papua, Papua maupun Papua Barat.

Baca juga: KNPB minta MRP tidak membuat pertemuan membahas Otsus Papua 

Kedua, menolak segala bentuk kompromi sepihak, dan agenda-agenda pembahasan keputusan yang tidak berpihak kepada rakyat Papua sebagai subjek dan objek seluruh persoalan di Papua. Ketiga, memberikan hak kepada rakyat Papua untuk menentukan nasib sendiri dengan merdeka atau membentuk sebuah negara.

Keempat, dukungan atas suara 1,8 juta penandatangan petisi serupa tahun 2017 yang menuntut pengawasan masyarakat internasional untuk menjalankan pemenuhan hak menentukan nasib sendiri melalui mekanisme referendum. Kelima, seruan mogok nasional jika petisi itu diabaikan pemerintah.

Usai membacakan lima poin Petisi Rakyat Papua itu, Gebze menyerahkan salinan petisi kepada Ketua KNPB Almasuh, Charles Sraun. “Waktu dan tempat selanjutnya saya serahkan kepada KNPB menjalankan petisi. Tugas mulia dari rakyat Papua,” kata Gebze usai penyerahan itu.

Loading...
;

Baca juga: Pokja Adat: Rakyat minta MRP berhenti dukung Otsus

Charles Sraun menyatakan KNPB menerima dan siap menjalankan mandat dari DAP Wilayah V Anim Ha itu. “Terima kasih [atas] kepercayaan kepada kami, KNPB Wilayah Almasun,” kata Sraun seusai menerima salinan petisi dari Gebze itu.

Sraun menyatakan pihaknya akan mendaftarkan rakyat Papua dalam petisi itu. “Kawan-kawan yang hadir, mahasiswa, masyarakat, dan anggota KNPB akan menjalankan petisi ini,” kata Sraun menegaskan.

Peluncuran petisi ini dihadiri dan disaksikan anggota Kelompok Kerja Agama Majelis Rakyat Papua (MRP), Johanes Wob. Wob menyatakan dirinya hanya hadir menyaksikan dan mendoakan kegiatan Dewan Adat Anim Ha itu.

Wob, yang merupakan anggota MRP utusan Keuskupan Agung Merauke, menyatakan dirinya duduk di MRP dengan mandat untuk memperjuangkan hak masyarakat adat Papua, termasuk aspirasi yang disampaikan dalam petisi itu. “Saya punya kewajiban [untuk] hadir [dan] menyaksikan, karena itu bentuk penyampaian aspirasi rakyat Papua, sebagai orang asli Papua,” kata Wob.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top