Follow our news chanel

Dari Hertha Berlin kita belajar mencintai Persipura

Salah satu keluarga pendukung Hertha Berliner Sport di luar Olympiastadion Berlin – Jubi/Jean Bisay.
Dari Hertha Berlin kita belajar mencintai Persipura 1 i Papua
Salah satu keluarga pendukung Hertha Berliner Sport di luar Olympiastadion Berlin – Jubi/Jean Bisay.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Hertha Berliner Sport atau Herta Berlin adalah sebuah klub sepakbola di Jerman. Tim ini merupakan kontestan Liga 1 (Bundesliga).

Prestasinya tidak cemerlang dibanding Borussia Dortmund, Borussia Monchengladbach, Werder Bremen, Vfb Stuttgart atau Hamburg SV. Apalagi Bayern Muenchen, klub dengan nama besar dan sarat prestasi.

Walau kurang terkenal, militansi para pendukung atau suporternya tergambar jelas saat hadir setiap kali tim kebanggaan mereka bertanding di Oliympiastadion Berlin.

Pada pertandingan pekan ke-34 Bundesliga musim 2018/2019, Sabtu 18 Mey 2019, Herta Berlin kedatangan lawan Bayern Leverkusen. Bertanding di rumah sendiri, mereka harus takluk 1-5.

Bayern Leverkusen menang lewat gol pembuka K. Havertz menit ke-28. Hattrick L.Alario menit ke-38, 72 dan 88, serta satu gol dari J.Brandt menit ke-54. Hertha Berlin hanya bisa perkecil skor lewat gol V. Lazaro menit ke-34.

Babak pertama tertinggal 1-2 dan babak kedua kebobolan 3 gol. Hasil akhir yang tentu tidak mengenakan buat semua pendukungnya.

Loading...
;

Sejak menit ke-7 hingga menit ke-25, saya masih menikmati pertandingan di tribun arah Selatan, stadion Olimpiade Berlin. Tiga menit berselang setelah di luar stadion, barulah saya mendengar sayup-sayup gemuruh suara dari dalam pecah. Pendukung tim tamu merayakan gol pertama Bayern Leverkusen.

Banyak hal yang bisa dipetik dan dipelajari. Saya bersyukur mendapat kesempatan emas, bisa hadir dan menonton langsung serta berkeling sejenak di stadion bersejarah, megah dan terbesar di Jerman.

“Momen yang paling berkesan dan memuaskan,” kata saya kepada Adriana Sri Adhiarti dan Todd Biderman, dua sahabat yang setia menemani perjalanan mengunjungi Olympiastadion.

Pertama kali saya bisa merasakan dan menikmati secara langsung suasana pertandingan sepakbola dari kompetisi elit Eropa.

“Saya pendukung Hertha Berlin,” ucap Alberich, seorang warga Berlin yang sempat mengobrol spontan di luar stadion.

Satu pekan usai perjalanan saya di Berlin, pesta masih tetap berlanjut di Olympiastadion. Adalah final Piala Jerman atau DFB Pokal 2018-2019, Sabtu (25/5/2019) atau Minggu (26/5/2019) dini hari waktu Papua. Bayern Muenchen bertemu Red Bull Leipzig.

Die Roten julukan Muenchen menang dengan skor telak 3-0. Striker Robert Lewandowski memborong dua gol menit ke-29 dan 85 serta satu gol Kingsley Coman menit ke-78.

Gelar ke-19 buat tim asuhan Niko Kovac dan menjadikan FC Hollywood, tim tersukses sepanjang sejarah Piala Jerman.

Prestasi ini melengkapi dominasi Bayern Munich yang pada pekan sebelumnya, mengunci gelar juara Bundesliga. Bayern Muenchen menang telak 5-1 atas Eintracht Frankfurt.

Koleksi gelar mereka yang ke-29 ini lebih fantastik lagi. Munchen selama tujuh musim berturut-turut menjadi nomor satu sejak 2012.

Dilansir dari Caughtoffside, 10 klub Eropa dengan jumlah penonton terbanyak menempatkan Hertha Berlin di peringkat 9. Bahkan klub-klub Bundesliga tercatat paling banyak menempatkan wakilnya. Selain klub-klub raksasa benua biru seperti Barcelona, Manchester United, Real Madrid dan Arsenal.

Pecinta Persipura patut meniru dan belajar dari pendukung Herta Berlin. Harapan yang sama datang dari pelatih Persipura, Luciano Leandro.

“Saya inginkan Stadion Mandala penuh sesak seperti dahulu saya masih menjadi pemain. Dulu waktu saya masih di PSM ketika bertandang kesini (Jayapura) seisi stadion penuh. Nah, saya mau seperti itu. Pasti suasananya berbeda, kala itu saya datang sebagai lawan, kini saya datang untuk tim menghadapi lawan,” katanya.

Dukungan para suporter sangat diharapkan karena dengan begitu mental anak asuhnya bisa terangkat.

“Kita bisa lihat suporter di luar begitu banyak ketika kami melawan tim mereka. Dukungan yang begitu spontan tersebut membakar para pemin mereka untuk menghadapi kami. Saya ingin hal tersebut terjadi di Mandala,” ujarnya.

“Saya selalu bekerja keras untuk tim ini dan saya juga yakin para pemain siap bekerja keras untuk tim ini. Semua orang mau kita juara. Saya dan pemain juga mau demikian. Kami (Persipura) selalu menginginkan apa yang masyarakat mau. Kami berjuang dan butuh dukungan dari masyarakat Papua,” harap Luciano Leandro. (*)

 

Editor : Edho Sinaga

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top