HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2021

Dari Seminari Menengah Pastor Bonus Merauke calon imam disemaikan

Pengukuhan sejumlah penggerak pemerhati Seminari Menengah Pastor Bonus Merauke – Jubi/Frans L Kobun
Dari Seminari Menengah Pastor Bonus Merauke calon imam disemaikan 1 i Papua
Umat yang mengikuti Natal bersama dengan keluarga besar Seminari Menengah Pastor Bonus Merauke – Jubi/Frans L Kobun

Papua No. 1 News Portal | Jubi

KELUARGA besar Seminari Menengah Pastor Bonus Merauke menyelenggarakan perayaan Natal dan Tahun Baru 2020 sekaligus open house yang dihadiri para pastor, suster, frater, serta umat dan pemerhati maupun sejumlah pemangku lainnya.

Selain perayaan tersebut, juga pengukuhan sejumlah penggerak pemerhati Seminari Menengah Pastor Bonus Merauke yang dilakukan Pastor John Kandam.

Dari Seminari Menengah Pastor Bonus Merauke calon imam disemaikan 2 i Papua

Nuansa kekeluargaan dan kebersamaan terbangun. Itu nampak dari sejumlah mata acara yang digelar usai perayaan. Para siswa seminari menampilkan beberapa mata acara mulai dari menyanyi hingga mengundang ratusan tamu-undangan ikut goyang bersama.

Rektor Seminari Menengah Pastor Bonus Merauke, France Luan, Pr dalam khotbahnya, pekan lalu, mengatakan Allah telah mencurahkan cinta-Nya bagi umat manusia. Oleh karena itu, semua orang diajak mencintai Allah.

“Dengan mencintai Allah, kita mencintai ciptaan-Nya. Melalui tema Natal tahun ini, kita menjadikan persahabatan sebagai dasar dalam kehidupan,” pintanya.

Persahabatan sebagai hal penting yang patut dijunjung tinggi.

Loading...
;

“Melalui persahabatan, kita membangun persekutuan cinta dengan Allah, lalu manusia dengan manusia dan alam sekitar,” ujarnya.

“Kita juga diajak hidup dalam kebenaran. Karena dasar persahabatan adalah kebenaran yang penuh cinta kasih. Rasul Yohanes dalam suratnya mengajak kita senantiasa hidup dalam kebenaran. Barang siapa hidup dalam kebenaran, ia akan hidup seperti Kristus. Dan barang siapa berbuat kebenaran, ia akan selalu bersama Allah,” katanya.

Agar semua bersatu dan mengalami kebenaran dalam hidup, hendaknya membangun relasi persahabatan mesra bersama sang kebenaran sejati. Allah mencurahkan cintanya tanpa batas kepada manusia.

Pastor France mengatakan Seminari Menengah Pastor Bonus Merauke membutuhkan cinta dan solidaritas dari semua orang. Karena dari seminari inilah para calon gembala umat disemaikan. Mereka dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan.

“Kalau bukan sekarang, kapan lagi kita akan menaruh cinta dan solidaritas kita dengan lembaga pendidikan calon imam ini,” ungkapnya.

Dengan menaruh cinta dan solidaritas pada lembaga pendidikan dimaksud, dengan sendirinya umat telah melaksanakan amanat dalam tema natal tahun ini yakni Hiduplah Sebagai Sahabat Bagi Semua Orang.

“Mari kita bangun persahabatan sekaligus mencintai lembaga pendidikan calon imam ini. Karena di sinilah akan tumbuh pemimpin dan gembala umat di tengah kita,” katanya.

Melalui perayaan Natal bersama keluarga besar Seminari Menengah Pastor Bonus Merauke, umat diajak senantiasa menyadari bahwa dalam Yesus semua umat adalah saudara. Olehnya, sebagai saudara harus berbagi kasih antara satu sama lain.

“Jika persaudaraan hanya dikukur dari garis keturunan, cinta tak akan pernah bersemi di antara kita,” ujarnya.

Dari Seminari Menengah Pastor Bonus Merauke calon imam disemaikan 3 i Papua
Pengukuhan sejumlah penggerak pemerhati Seminari Menengah Pastor Bonus Merauke – Jubi/Frans L Kobun

Vikaris Jendral (Vikjen) Keuskupan Agung Merauke, Hendrikus Kariwob, MSC dalam sambutannya mengatakan sejak awal para misionaris telah menanamkan pendidikan di sini guna pengembangan sumber daya manusia (SDM), lebih khusus lagi seminari.

Dengan seminari ini, sekaligus pembinaan SDM bagi anak-anak untuk menjadi pemimpin gereja berkualitas. Lalu ditunjuk pastor menjadi rektor dan juga sejumlah frater untuk bertugas mendampingi para calon imam ini.

“Kita telah mengirim sejumlah anak dari Seminari Menengah Pastor Bonus Merauke ke STFT di Jayapura. Tentunya ini menjadi suatu kebanggaan bagi kita semua,” ungkapnya.

Vikjen menyampaikan terima kasih untuk dukungan dari pemerintah maupun para donator serta pemerhati terhadap pengembangan SDM bagi anak-anak di seminari ini.

Dikatakan, Uskup Administrator Apostolik KAME, Canisius Mandagi, MSC sangat konsisten dengan pengembangan SDM. Beliau meminta jangan hanya seminari menengah saja. Tetapi mulai dari seminari kecil setingkat SMP di beberapa wilayah.

Jadi, akan ada pemembangan sejumlah seminari kecil di Kimaam, Okaba, Keppi, serta Mindiptana. Anak-anak akan dididik dalam suatu asrama. Setelah tamat dikirim ke Seminari Menengah Pastor Bonus Merauke untuk melanjutkan pendidikan.

“Dengan cara demikian, anak-anak Papua tidak akan minder. Karena dididik secara baik dari jenjang pendidikan SMP hingga SMA,” katanya. (*)

Editor: Yuliana Lantipo

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top

Pace Mace, tinggal di rumah saja.
#jubi #stayathome #sajagako #kojagasa