Follow our news chanel

Previous
Next

Desersi TNI tersangka pembunuhan staf KPU Yahukimo

pembunuhan papua
Ilustrasi pembunuhan, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw menyebutkan Ananias Yala alias Senat Soll ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan staf IT Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Yahukimo Hendry Jovinsky. Namun Ananias saat ini masih buron.

“Untuk tersangka sementara belum tertangkap, namun sudah ada indikasi kuat terhadap pelaku atas nama Ananias Yalak alias Senat Soll. Ciri-ciri pelaku didapatkan dari hasil pemeriksaan saksi berinisial KM,” kata Waterpauw, Sabtu (29/8/2020) kemarin.

Baca juga : Pembunuh staf KPU Yahukimo diduga desersi TNI penjual amunisi 

Pasca 3 kasus pembunuhan, KPU Papua minta tahapan Pilkada Yahukimo tetap jalan 

Kronologis meninggalnya Henry Jovinsky versi KPU Kabupaten Yahukimo

Polres Yahukimo pun telah mengeluarkan status daftar pencarian orang (DPO) alias buron atas nama Ananias Yalak. Sedangkan kepastian mantan anggota TNI menjadi tersangka itu berdasarkan pemeriksaaan sejumlah saksi dan oleh tempat kejadian perkara (TKP) secara bersama-sama dengan pihak TNI.

Loading...
;

 

Beberapa hari yang lalu, Paulus bersama sejumlah pejabat utama Polda Papua dan juga Kepala Staf Kodam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Bambang Trisnohadi megunjungi Dekai, Yahukimo, dan mendorong pengungkapan rangkaian tiga kasus pembunuhan.

Sejumlah kasus itu  pembunuhan staf KPU Hendry Jovinsky, di Kali T, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada 11 Agustus 2020, dengan Nomor LP/38/VIII/2020/Papua/Resor Yahukimo.

Kedua, kasus kematian korban Muhammad Thoyib 39 tahun, berprofesi tukang mebel, di Jalan Bandara Nop Goliat, Distrik Dekai, Yahukimo, 20 Agustus. Kasus ini tercantum dalam laporan Nomor LP/39/VIII/2020/Papua/Resor Yahukimo, tanggal 20 Agustus 2020.

Kasus ketiga, kematian Yauzan Alias Ocang 34 tahun  tukang antar batako, pada tanggal 26 Agustus 2020, di Jembatan Kali Buatan, Jalan Gunung, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo dengan laporan nomor LP/42/VIII/Papua/Resor Yahukimo.

Rombongan itu juga, kata Paulus, melihat sejumlah TKP kasus-kasus itu, termasuk ke TKP kasus Hendry.

Menurut Waterpauw, olah TKP itu telah cukup memberi petunjuk. Selain itu, penyidik Polres Yahukimo masih mendalami keterangan dari saksi-saksi.

“Dugaan sementara kasus kedua yang terjadi pada tanggal 11 Agustus 2020 dan kasus ketiga tanggal 26 Agustus 2020 yang berlokasi dekat lokasi kasus pertama, merupakan ikutan atau dilakukan untuk mengabaikan kasus pertama,” katanya.

Kasdam XVII Cenderawasih Brigjen Bambang Trisnohadi, mengakui tersangka utama pembunuhan staf KPU Yahukimo merupakan pecatan TNI.

“Memang tersangka utama merupakan pecatan anggota TNI atas kasus penjualan amunisi, dan yang bersangkutan telah diproses secara hukum dan dipecat,” kata Trisnohadi.

Ia mengatakan TNI mendukung Polri dalam mengungkap kasus pembunuhan itu yang mengganggu suasana kondusif masyarakat Yahukimo. “Kami jajaran TNI yang ada di Yahukimo siap membantu Polri,” kata Trisnohadi menjelaskan. (*)

CNN Indonesia

Editor : Edi Faisol

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top