Destinasi wisata di Jayapura dinilai belum dikelola baik

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1
 
Sentani, Jubi – Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020 di Papua warga mempertanyakan keseriusan Pemerintah Kabupaten Jayapura dalam mengelola destinasi wisatanya.
 
Ketua Forum Kota (Forkot) Deniks Felle mengatakan, PON yang digelar di daerah ini terkesan terburu-buru, sebab sejumlah daerah masih sibuk dengan suasana pemilihan kepala daerah (pilkada).
 
Maka dari itu, Pemerintah juga harus mempersiapkan segala sesuatunya untuk menjadi tuan rumah. Di “Bumi Khena Mbah Umbai”, misalnya, potensi-potensi wisata harus dikelola baik.
 
“Selain fasilitas infrastruktur untuk kegiatan PON, tempat-tempat wisata di daerah ini juga belum mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah,” katanya kepada Jubi di Sentani, Selasa (28/3/2017).
 
Ia berpendapat, obyek-obyek wisata yang akan dikunjungi peserta PON nanti justru dapat memberikan pendapatan bagi daerah dan masyarakat lokal.
 
“Perhatian serius itu perlu. Manfaatkan masyarakat lokal untuk mengelola dan menjaga tempat-tempat wisat ini, sehingga ada pemasukan dan peningkatan ekonomi seperti yang diharapkan. Pemerintah daerah melalui instansi terkait seharusnya sudah mengambil langkah lebih dulu, sebelum pelaksanaan momentum daerah seperti PON, FDS, dll.,” katanya.
 
Warga Kampung Nendali, Distrik Sentani Timur, Fanlivan mengatakan, tugu tifa di kampungnya paling diminati pengunjung. Namun perawatan tugu ini seakan diabaikan.
 
“Padahal dari tugu tersebut pemandangan danau Sentani sangat indah sekali,” katanya. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top