Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Di Surabaya hanya ada IPMAPA, bukan IKBPS

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Paniai, Jubi – Yeheskiel Kogoya, Badan Pengurus Harian Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Papua (BPH IPMAPA) di Surabaya, JawaTimur, menegaskan tidak ada organisasi lain selain wadah yang dipimpinnya. Dia minta jangan lagi ada pihak yang mengatas namakan mahasiswa Papua di daerah itu demi kepentingan oknum tertentu.

“Kami imbau kepada mahasiswa Papua di Surabaya juga masyarakat secara luas agar tidak mempercayai atau terprovokasi oleh berita dalam bentuk apapun yang dikeluarkan oleh IKBPS (Ikatan Keluarga Besar Papua Surabaya). Di sini cuma satu yaitu IPMAPA,” kata Yeheskiel Kogoya kepada Jubi lewat telepon selulernya, Selasa, (28/8/2018).

Hal itu, kata Kogoya, berkaitan dengan pernyataan dari PR sebagai pegawai negeri di kota Surabaya yang bernada menyudutkan,menyikapi kasus pengepungan asrama Papua oleh ormas belum lama ini. Dikatakannya, ada empat orang mahasiswa Papua yang menjadi provokator. Padahal mahasiswa (penghuni asrama) adalah korban dari perusakan dan pemukulan oleh Ormas.

“Pihak kepolisian yang berada di lokasi kejadian sama sekali tidak berupaya untuk menghentikan perusakan dan pemukulan,” ucapnya.

“IKBPS melalui PR yang bekerja di bawah pemerintah kota Surabaya telah melakukan tindakan kriminalisasi terhadap kawan pro demokrasi dan memutarbalikkan fakta yang terjadi di lapangan. Kami sebagai saksi di lokasi kejadian tidak dimintai keterangan. Pernyataan-pernyataan IKBPS telah menyesatkan masyarakat,” ungkapnya.

Pihaknya menyatakan, IPMAPA tidak mengakui keberadaan IKBPS sebab wadah yang dipimpin Kogoya hanya satu-satunya wadah koordinasi pelajar dan mahasiswa Papua di Surabaya. Sehingga pihaknya mengecam segala tindakan kriminalisasi oleh IKBPS.

Loading...
;

Alfan A. Subarli, sekretaris IMAPA Surabaya menjelaskan, IPMAPA pertama kali berdiri di kota pahlawan sejak tahun 1977 hingga saat ini dan di dalamnya terdiri dari dua puluh dua paguyuban. IPMAPA adalah organisasi sosial yang ada di kota Surabaya yang resmi menaungi beberapa kabupaten di Papua dan Papua Barat.

“IPMAPA adalah organisasi resmi yang juga berada di Jawa dan Bali. Selain jadi wadah pemersatu, IPMAPA juga satu-satunya jalur koordinasi antara pemerintah daerah Papua dengan Ikatan pelajar dan mahasiswa Papua di Surabaya,” ujarnya.

Ditambahkan, IKBPS adalah organisasi yang di dalamnya mayoritas berisikan orang-orang Papua yang bekerja di pemerintah kota Surabaya baik sebagai ASN dan aparat kepolisian. Sehingga IKBPS bukan suatu ikatan yang merangkul pelajar dan mahasiswa Papua.

“ Pernyataan-pernyataan IKBPS yang beredar di media cetak maupun online mencerminkan bahwa mereka tidak mengetahui kondisi lapangan yang sebenarnya,” katanya.

Pihaknya melampirkan persetujuan organisasi mahasiswa dan pelajar Papua yang mengakui keberadaan IPMAPA:

Menyetujui,

1. Paguyuban Jayawijaya Surabaya

2. Paguyuban Lani Jaya Surabaya

3. Paguyuban Lani Jaya Sidoarjo

4. Paguyuban Tolikara Surabaya

5. Paguyuban Mamberamo Tengah Surabaya

6. Paguyuban Yahukimo Surabaya

7. Paguyuban IPMANAPADODE Surabaya

8. Paguyuban Asmat Surabaya

9. Paguyuban Puncak Jaya Surabaya

10. Paguyuban Puncak Papua Surabaya

11. Paguyuban IPMAMI Surabaya

12. Paguyuban Manokwari Selatan Surabaya

13. Paguyuban Manokwari Raya Surabaya

14. Paguyuban Bintuni Surabaya

15. Paguyuban Kaimana Surabaya

16. Paguyuban Fak-Fak Surabaya

17. Paguyuban Intan Jaya Surabaya

18. Paguyuban Maibrat Surabaya

19. Paguyuban IPMABIS Surabaya

20. Paguyuban Sorong Selatan Surabaya

21. Paguyuban Yapen Waropen Surabaya

22. Paguyuban Serui Surabaya. (*)

 

 

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top