Didera musim hujan, harga cabai rawit mahal

Pedagang di Pasar Hamadi sedang melayani pembeli - Jubi/Ramah
Didera musim hujan, harga cabai rawit mahal 1 i Papua
Pedagang di Pasar Hamadi sedang melayani pembeli – Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Hujan lebat yang terus mengguyur Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom, Papua, sejak awal tahun telah membuat volume panenan cabai lokal menyusut. Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional kian mahal, bahkan sempat menyentuh kisaran Rp100 ribu per kilogram.

Sejumlah pedagang cabai di Pasar Hamadi, Kota Jayapura pada pekan ini mematok harga cabai rawit lokal Rp80 ribu per kilogram. “Kenaikan harga cabai ini akibat tingginya curah hujan di Kota Jayapura, sehingga mempengaruhi hasil panen petani cabai di Arso dan Koya,” kata Melinda, seorang pedagang komoditas pertanian di Pasar Hamadi, Selasa (2/4/19).

Menurut Melinda, sejak awal 2019, harga jual cabai rawit panenan petani lokal sudah dijual mahal, bahkan sempat terjual Rp100 ribu per kilogram. “Kenaikan harga cabai rawit dirasakan secara bertahap. Harga pada Januari dijual Rp70 hingga Rp75 ribu per kilogram, sekarang juga masih mahal,” katanya.

Menurut Melinda, pasokan cabai rawit dari petani lokal susut seiring musim penghujan sejak awal tahun. “Untung saja ada cabai kiriman dari Kabupaten Manokwari dan Makassar, kalau tidak stok cabai kosong,” ungkapnya.

Pedagang komoditas pertanian di Pasar Youtefa, Supriyanto juga menyatakan pasokan cabai rawit dari Koya, Kota Jayapura, maupun Arso di Kabupaten Keerom memang berkurang sejak awal tahun. “Musim penghujan membuat pasokan cabai rawit lokal menyusut. Pekan ini harga 1 kilogram cabai rawit lokal masih Rp80 ribu, karena harga kulakan dari petani mencapai Rp75 ribu,” ujarnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Jayapura, Jean Hendrik Rollo mengatakan, sedang meningkatkan kualitas lahan pertanian dengan perbaikan irigasi dan kualitas tanaman agar petani cabai di Koya, Kota Jayapura, bisa meningkatkan produksi. “Kondisi cuaca dengan intensitas hujan tinggi menjadi faktor penyebab gagal panen cabai karena tanaman cabai rentan terkena hama, yang menyebabkan hasil panen tidak optimal,” katanya.

Loading...
;

Rollo yakin jika petani cabai sudah berhasil memanen cabai dengan kondisi normal, harga cabai rawit akan turun kembali. “Harga normal cabai rawit merah Rp50 ribu per kilogram. Kami terus berupaya memenuhi komoditas pangan dalam kota sehingga tidak selalu berharap pada komoditas kiriman dari luar Jayapura,” jelasnya. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top