Follow our news chanel

Diduga korupsi, mantan Ketua Bawaslu Papua Barat resmi ditahan

Mantan Ketua Bawaslu Papua Barat periode 2012/2017, Alfredo Ngamelubun (kiri telepon) saat dieksekusi Kejati Papua di Manokwari. (Jubi/IST).
Diduga korupsi, mantan Ketua Bawaslu Papua Barat resmi ditahan 1 i Papua
Mantan Ketua Bawaslu Papua Barat periode 2012-2017, Alfredo Ngamelubun (kiri telepon) saat dieksekusi Kejati Papua di Manokwari. (Jubi/IST).

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Kejaksaan Tinggi Papua resmi melakukan eksekusi penahanan terhadap mantan ketua Bawaslu Papua Barat, periode 2012-2017, Alfredo Ngamelubun.

Penahanan terhadap Alfredo Ngamelubun terkait dugaan korupsi anggaran Hibah Provinsi Papua  Barat senilai Rp2 miliar, yang bersumber dari APBD Provinsi Papua  Barat tahun anggaran 2014.

”Akibat penyalahgunaan dana hibah tersebut berdasarkan audit BPKP Perwakilan Provinsi Papua Barat terdapat Kerugian Negara sekitar 1,8 miliar rupiah,” ujarnya.

Kepala Kejaksaan Tinggi Papua Dr. Heffinur mengatakan,  tersangka Alfredo Ngamelubun resmi ditahan, oleh tim penyidik Kejaksaan Tinggi Papua yang dikoordinir oleh Deddy Koerniawan dan Jusak E. Ayomi.

“Dana hibah tersebut tidak dipergunakan dengan tertib, efesien dan tidak dapat dipertanggung jawabkan sehingga sampai saat ini, tersangka tidak dapat menunjukan Laporan pertanggung jawaban penggunaan anggaran,” ujar Heffinur dalam siaran persnya, Rabu (26/6/2019).

Mantan Ketua Bawaslu AlfredoNgamelubun, baru ditahan jaksa, setelah sebelumnya sekertaris Bawaslu Papua Barat, MuhamadIdrus dan bendahara APBD Bawaslu Papua Barat, Getrida Mandowen lebih dulu dijerat hukum. Keduanya telah mendapat putusan hakim Pengadilan Tipikor Manokwari.

Loading...
;

“Untuk  Alfredo Ngamelubun selaku Ketua Bawaslu tahun 2014 (sekarang menjabat anggota komisioner Bawaslu Papua Barat aktif) hari ini dilakukan Penahanan oleh penyidik selama 20 hari di rutan Manokwari; dan diperkirakan awal  Juli 2019 penyidikannya rampung dan akan di P.21 serta dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Manokwari untuk disidangkan,” ujarnya. (*)

Editor: Edho Sinaga

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top