Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Dinas kesehatan Papua diminta konsisten turunkan angka AKI dan AKB

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi – Gubernur Papua Lukas Enembe meminta Dinas Kesehatan di wilayahnya untuk lebih konsisten dalam menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian balita (AKB) di Papua.

Pada era kepemimpinannya bersama Klemen Tinal, Lukas Enembe mengatakan pihaknya sudah berkomitmen untuk menurunkan angka kematian anak dan ibu. Katanya, AKI kini ada pada angka 380 per 100 ribu kelahiran hidup, dan AKB kini berada pada angka 13 per 1000 kelahiran hidup.

Dinas kesehatan Papua diminta konsisten turunkan angka AKI dan AKB 1 i Papua

"Jadi memang untuk bidang kesehatan ini banyak hal yang telah kita buat selama saya dan pak Klemen Tinal menjabat diantaranya mampu menurunkan AKI dan AKB," ucapnya.

Menurut Gubernur, turunnya angka kematian ibu dan anak itu turut dibantu dengan ketersediaan rumah sakit regional di masing-masing wilayah adat.

"Makanya rumah-rumah sakit regional yang ada di masing-masing wilayah adat saya harapkan bisa berfungsi dengan baik, sehingga berbagai keberhasilan di bidang kesehatan bisa lebih ditingkatkan," katanya.

Disamping itu, Gubernur juga mengharapkan jajaran Dinas Kesehatan di wilayahnya untuk lebih maksimal dalam mengimplemtasikan visi misi di bidang kesehatan.

Loading...
;

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Aloysius Giyai mengatakan, kinerja positif pemprov Papua pada bidang kesehatan sudah sangat baik. Diantaranya turunya AKI dari angka 575 per 100 ribu kelahiran hidup menjadi menjadi 380 per 100 ribu kelahiran hidup.

Kemudian untuk AKB mengalami penurunan dari angka 54 per 1000 kelahiran hidup menjadi 13 per 1000 kelahiran hidup.

"Masih perlu kerja keras dalam meningkatkan cakupan persalinan oleh tenaga kesehatan dan pemeriksaan kehamilan sebanyak empat kali (K4). Gizi buruk juga mengalami penurunan dari 21,6 persen menjadi 7,7 persen dan cakupan imunisasi meningkat dari 57,5 persen menjadi 67 persen," kata Giyai.

Mantan Direktur RSUD Abepura itu menambhakan, pihaknya berupaya keras agar penurunan AKI bisa mencapai 100 per 100 ribu kelahiran hidup atau penyamaan penurunan AKI secara nasional. (*)

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top