Follow our news chanel

Previous
Next

Diperlukan tiga MP sebelum oposisi Vanuatu bisa ambil alih pemerintah

Presiden parpol RMC, UMP, LPV dan GJP, bagian dari oposisi di Vanuatu, Jumat pekan lalu (4/9/2020). - Supplied

Papua No.1 News Portal | Jubi

Port Vila, Jubi – Pemimpin Oposisi Vanuatu, Ralph Regenvanu, berkata tidak lama lagi pihaknya akan mengajukan mosi tidak percaya terhadap Pemerintah.

Dia mengungkapkan hal ini setelah dua Anggota Parlemen (MP) membelot dari pemerintah untuk bergabung dengan oposisi baru-baru ini.

“Kita sudah bersiap-siap untuk hal ini dalam retret kita minggu lalu. Kita telah menyusun kebijakan yang menurut kita perlu diterapkan, yang tidak diterapkan oleh pemerintah saat ini. Contohnya, memulai kembali program stabilisasi lapangan kerja di semua sektor yang terkena dampak hingga akhir tahun. Kita merasa itu adalah langkah krusial yang harus diambil pemerintah saat ini juga untuk merangsang ekonomi dan mempertahankan lapangan kerja tetap stabil sampai tiba saatnya dimana kita bisa mulai berbicara tentang membuka perbatasan.”

“Kita juga percaya bahwa subsidi biaya sekolah perlu diperluas dengan menambahkan lebih banyak kelas dan diperpanjang hingga akhir tahun. ”

“Kita juga perlu memiliki rencana stimulus ekonomi yang memungkinkan ada sebanyak mungkin proyek publik. Pembersihan pinggiran jalan, infrastruktur – kita perlu membagi-bagikan kontrak pekerjaan agar sebanyak mungkin perusahaan bisa mendapatkan keuntungan dari proyek infrastruktur dan jalan umum, dll.”

“Ini adalah beberapa kebijakan yang kita bahas dalam retret, dan kita siap untuk pergi masuk ke pemerintahan dan menerapkannya,” kata pemimpin Oposisi.

Loading...
;

Regenvanu mengatakan Oposisi hanya memerlukan suara 3 MP lagi untuk mengajukan mosi.

Baru-baru ini dua MP bergabung dengan Oposisi, meningkatkan jumlah mereka menjadi 24. Terlepas dari itu, pemerintah masih memegang mayoritas dengan 28 MP, termasuk Ketua Parlemen.

Pemimpin Oposisi menegaskan bahwa ketika mereka sudah memiliki angka yang diperlukan, mereka akan mengajukan mosi. Dia meyakinkan warga Vanuatu bahwa pihak oposisi tahu bagaimana menjalankan pemerintahan dan menerapkan kebijakan, seperti yang sudah mereka lakukan sebagai pemerintah dalam empat tahun terakhir.

Sebelumnya, Pejabat Hubungan Masyarakat (PRO) untuk Kantor Perdana Menteri, Fred Vurobaravu, menekankan pekan lalu bahwa blok oposisi belum memiliki jumlah suara untuk mengajukan mosi tidak percaya kepada pemerintah.

Vurobaravu juga menerangkan bahwa pemerintah telah menyelesaikan beberapa masalah yang sebelumnya ditunda dalam koalisinya dan masih mendapatkan dukungan mayoritas MP di badan legislatif ke-12.

Setelah empat bulan memimpin, Perdana Menteri Bob Loughman telah menyatakan sebelumnya bahwa fokus utama pemerintah Vanuatu saat ini adalah pemulihan pasca-Harold dan pandemi Covid-19. (Daily Post Vanuatu)

Editor: Kristianto Galuwo

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top