Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Dirut Bank Papua: Pemberhentian pegawai sudah sesuai aturan

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Manajemen Bank Papua mengatakan pemberhentian atau pemecatan pegawainya sudah sesuai aturan dan bukti yang ada sehingga tak perlu menjadi polemik di masyarakat.

“Dipecat itu karena salah dan setiap melanggar aturan seperti melakukan manipulasi kredit, kredit fiktif, ngambil uang nasabah, pasti dipecat karena sudah sesuai aturannya bahkan tidak disipilin masuk kerja. Namun itu semua itu diproses secara internal atau satu komite di Bank Papua,” ujar Direktur Utama Bank Papua, F Zendrato,  kepada Jubi, Selasa (30/10/2018).

Dirut Bank Papua: Pemberhentian pegawai sudah sesuai aturan 1 i Papua

Hal ini merupakan tindakan punishment tahun lalu kepada para pelanggar dan kini ter-blowup di media, dan kasus tersebut penegasannya secara bertahap.

“Mau tahun lalu atau sekarang kan harus masuk pemeriksaan tim satuan pengawasan internal dan satuan anti fraud periksa, dan jika benar maka data-data itu dibawa ke komite kasus pegawai setelah itu ke direksi,”  ujarnya.

Ia menegaskan bahwa yang dipecat itu benar-benar melanggar seperti memanipulasi, memindahkan rekening orang disesuaikan dengan kadarnya kesalahan.

“Kalau 60 tidaklah namun kasus itu menyangkut orang-orang itu. Ada yang berikan penangguhan jabatan, skorsing, peringatan untuk bagi tra masuk kerja, kalau itu mereka kembali aktif maka akan tetap di Bank Papua,” ujarnya.

Loading...
;

Ke depannya, Zendrato menegaskan bahwa fungsi Good Corporate Governance harus terus memenuhi secara menyeluruh di Bank Papua.

Sebelumnya, Direktur Operasional Bank Papua, Isak Wopari, mengatakan telah memberhentikan 80 orang pegawainya yang terbukti lakukan fraud.

“Dengan adanya ini mereka pasti berpikir bahwa mau curi Rp 100 ribu atau Rp 1 miliar, akan sama risikonya. Mereka harus bekerja sesuai SOP, belajar pakai SOP, sehingga bekerja sesuai dengan ketentuan yang ada,” ujar Isak Wopari.

Wopari menambahkan sebanyak 80 karyawan yang diberhentikan tak hanya di kantor Pusat Bank Papua, tetapi di seluruh jaringan kantor yang ada.

Ia menegaskan tak tebang pilih, siapapun yang melanggar dan melakukan fraud atau kecuranganbaik orang asli Papua ataupun non Papua, pihaknya akan menindak sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Artinya, kita hitung-hitung hampir satu tahun ini, jumlahya sekitar itu, tak hanya di sini (kantor pusat.red) atau di seluruh cabang yang ada,” katanya. (*)

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top