Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Disdikbud harus pastikan kesiapan sekolah hadapi UNBK

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) provinsi dan kabupaten/kota di Papua diingatkan perlu memastikan kesiapan sekolah yang akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Anggota Komisi V DPR Papua Natan Pahabol mengatakan, hingga kini masih banyak sekolah di Papua, terutama wilayah pedalaman belum siap menerapkan UNBK. Untuk sekolah yang akan melaksanakan UNBK, harus dipastikan kesiapannya.

Disdikbud harus pastikan kesiapan sekolah hadapi UNBK 1 i Papua

"Kepada Dinas Pendidikan provinsi dan kabupaten/kota perlu mengecek kesiapan sekolah yang akan melaksanakan UNBK, apakah benar-benar sudah siap," kata Natan kepada Jubi, Kamis (16/3/2017).

Pada tahun pertama pelaksanaan UNBK, kata Natan, hanya 10 sekolah di Papua yang bisa melaksanakan. Namun pada 2016, sudah ada 40 sekolah. Tahun ini diharapkan jumlah sekolah yang melaksanakan UNBK bisa meningkat dibanding tahun sebelumnya.

"Kalau bisa sampai 60 sekolah, hanya saja kembali kepada kesiapan sekolah, apakah sudah siap dengan UNBK atau tidak," ujarnya.

Dalam pelaksanaan UNBK, tambahnya, berbagai fasilitas penunjang harus memadai. Misalnya perangkat komputer, daya listriknya, dan jaringan internet.

Loading...
;

"Kami rasa, komisi V perlu mengambil sikap mengundang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk menanyakan sejauh mana kesiapan pelaksanaan UNBK di Papua," katanya.

Sementara menghadapi Ujian Nasional (UN) mendatang, para Kepala Sekolah SMA, SMK, dan SMP di Kabupaten Merauke, Papua, menandatangani pakta integritas kejujuran dalam pelaksanaan UN, Rabu (15/3/2017).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke, Felix Liem mengatakan, penandatanganan pakta integritas untuk mencegah kecurangan selama ujian.

"Pakta integritas itu menuntut para guru menjaga UN tanpa ada kecurangan, komitmen ini harus dilaksanakan bersama demi kemajuan pendidikan," kata Felix Liem.

Ia mengingatkan para guru tidak mencoba melakukan kecurangan karena akan disanksi tegas. Meski UN bukan satu-satunya penentu kelulusan, namun Felix berharap semua pihak menjalankan pakta integritas itu. (*)

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top