Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Dishub Papua akan kembali panggil Lion terkait kebijakan bagasi

ilustrasi bawaan penumpang pesawat - Jubi/Tempo.co
Dishub Papua akan kembali panggil Lion terkait kebijakan bagasi 1 i Papua
ilustrasi bawaan penumpang pesawat – Jubi/Tempo.co

Jayapura, Jubi – Dinas Perhubungan (Dishub) Papua dalam waktu dekat akan kembali memanggil pihak Lion Air. Untuk mendengar jawaban atas permintaan peninjauan kembali kebijakan bagasi berbayar sejak Januari lalu.

Kepala Dinas Perhubungan Papua Reky Douglas Ambrauw, mengatakan sebagian besar wilayah Papua hanya bisa dijangkau dengan maskapai Lion Air Grup, tentu dengan harga tiket sangat mahal. Untuk itu, kebijakan tersebut perlu ditinjau kembali.

“Sebelumnya kami sudah lakukan pertemuan dengan Lion Air, dan jawaban mereka hanya mengikuti aturan undang-undang yang berlaku, meski begitu kami minta untuk direvisi ulang, apalagi Papua ini antar kabupaten mengunakan transportasi pesawat,” kata Ambrauw, di Jayapura, Rabu (13/2/2019).

Dishub Papua akan kembali panggil Lion terkait kebijakan bagasi 2 i Papua

Ia berharap, pertemuan kedua nanti akan ada jawaban dari hasil pertemuan pertama, mengingat berbagai keluharan dari masyarakat Papua terus berdatangan.

“Kami harap Lion bisa menerima saran dan keluhan masyarakat di Papua. Kami tidak menyalahkan siapa-siapa tentang bagasi ini, tapi kami mengharapkan yang terbaik, dengan harapan pelayanan ke masyarakat bisa lebih baik” ujarnya.

Secara terpisah, Yuliana Rahmawan, warga Abepura, Kota Jayapura, Papua berharap langkah yang diambil Dishub bisa membuahkan hasil positif. Sebab, kebijakan yang diambil pihak Lion Air sangat memberatkan masyarakat pengguna jasa penerbangan.

“Transportasi udara di Papua menjadi pilihan utama masyarakat. Untuk itu, kebijakan bagasi berbayar perlu di lihat kembali. Apalagi harga tiket sangat mahal, seperti ke Merauke, Biak dan daerah pedalaman lainnya,” kata Yuliana.

Loading...
;

Namun jika kebijakan tersebut sudah paten, ujar ia, mungkin langkah yang harus diambil pemerintah adalah menurunkan harga tiket. Dengan harapan beban pengguna jasa penerbangan bisa berkurang.

“Jangan harga tiket sudah mahal, kemudian ditambah lagi dengan kebijakan bagasi berbayar,” ucapnya. (*)

Editor: Syaam Terrajana

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top