Follow our news chanel

Previous
Next

Disnaker Kota Jayapura targetkan 5 ribu orang urus kartu kuning

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura, Djoni Naa, saat memperlihatkat kartu pencari kerja - Jubi/Ramah
Disnaker Kota Jayapura targetkan 5 ribu orang urus kartu kuning 1 i Papua
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura, Djoni Naa, saat memperlihatkat kartu pencari kerja – Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Jayapura menargetkan 5.000 orang warga yang melakukan pengurusan kartu kuning atau AK-1 (kartu pencari kerja) pada 2020.

“Tahun lalu mencapai 7.000 orang. Menurun karena tidak ada isu-isu penerimaan CPNS,” ujar Kadisnaker Kota Jayapura, Djoni Naa, di Kantor Wali Kota Jayapura, Senin (9/3/2020).

Dikatakan Naa, hingga Maret ini sudah ada 312 orang yang mengurus kartu kuning di Kantor Disnaker Kota Jayapura.

“Satu hari bisa sampai 10 sampai 20 orang. Sebenarnya, masalah pencaker (pencari kerja) justru kami target di bawah 5.000 orang sebenarnya supaya kami bisa mengetahui bahwa pengangguran itu sudah semakin berkurang tapi kalau sampai di atas 5,000 orang, itu berarti pengangguran semakin bertambah terus,” ujar Naa.

Dikatakan Naa, pencari kerja di Kota Jayapura terbagi dua, yaitu pencari kerja murni dan nonmurni. Pencari kerja murni, yaitu orang yang benar-benar menganggur atau belum sama sekali mendapatkan pekerjaan sehingga datang mengurus kartu kuning.

Sedangkan pencaker nonmurni, yaitu orang yang sudah kerja di perusahaan swasta, dan mengurus kartu kuning untuk melengkapi salah satu persyaratan mengurus kartu kuning atau wajib lapor.

Loading...
;

“Penggangguran di Kota Jayapura ada 10.500 sampai 2019. Klasifikasi pendidikan itu lebih banyak sarjana, nomor dua yang SMA,” jelas Naa.

Naa menambahkan kondisi angkatan kerja di Kota Jayapura menjadi tantangan bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan pembekalan wirausaha sehingga pencari kerja dapat berkompetensi sesuai dengan keterampilannya.

“Kami sudah lakukan pelatihan keterampilan komputer, mengemudi, dan pembekalan wirausaha. Dengan kegiatan ini kami harapkan dapat terciptanya lapangan kerja menuju kesejahteraan dan kualitas pekerja sesuai yang dipersyaratkan pasar kerja,” jelas Naa.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura, Frans Pekey, mengatakan pemberdayaan masyarakat bertujuan untuk mampu mengembangkan usaha dan keterampilan kerja sehingga memberikan nilai ekonomi.

“Saya berharap angkatan kerja di Kota Jayapura siap pakai sekaligus dapat menciptakan lapangan  kerja baru yang produktif dan profesional agar mengurangi pengangguran,” jelas Pekey. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top