TERVERIFIKASI FAKTUAL OLEH DEWAN PERS NO: 285/Terverifikasi/K/V/2018

Disorda Papua telah rampungkan pembangunan 12 venue PON Papua

Atlet Rugby Papua
Foto ilustrasi, sejumlah atlet Rugby Papua sedang berlatih di Stadion Mandala - Jubi/Sudjarwo Husain

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Dinas Olahraga dan Pemuda atau Disorda Papua menyatakan telah merampungkan pembangunan 12 dari 13 venue Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua yang menjadi tanggung jawabnya. Satu arena yang belum selesai dibangun Disorda Papua adalah arena rugbi.

Hal itu disampaikan Kepala Disorda Papua, Alexander Kapisa di Kota Jayapura, Papua, Selasa (27/7/2021). Ia menjelaskan arena rugbi itu dibangun di lahan milik Angkatan Udara Republik Indonesia, di Sentani, ibu kota Kabupaten Jayapura.

“Tinggal satu venue yang sementara kami bangun, yaitu rugbi. Sedangkan 12 venue lainnya, selesai 100 persen,” kata Alaxander Kapisa usai rapat bersama Komisi V DPR Papua, Selasa.

Baca juga: Kadis PUPR Papua: Arena paralayang PON belum dibangun

Menurutnya, Disorda Papua hanya bertanggung jawab membangun venue. Sedangkan penataan kawasan arena PON merupakan kewenangan Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Papua. Kelengkapan fasilitas, seperti meja, kursi, dan lainnya merupakan tanggung jawab Panitia Besar (PB) PON XX Papua.

“Kami tinggal bersinergi dengan Dinas PUPR untuk penataan kawasan, misalnya akses jalan, pagar, saluran dan lainnya. PB PON untuk fungsional venue, misalnya meja, kursi, karpet dan lainnya,” ucapnya.

Kapisa mengatakan pada rapat koordinasi bersama Komisi V DPR Papua, pihaknya menjelaskan struktur anggaran dan persentase serapan anggaran Disorda Papua pada tahun anggaran 2020. Ia menyatakan penyerapan anggaran Disorda Papua pada tahun anggaran 2020 mencapai 92,53 persen.

“Dari sisi anggaran, penyerapannya mencapai 92,53 persen. Dari sisi fisik 99,8 persen. Ada catatan lain dari Komisi V, [yaitu] bagaimana penyelesaian utang pembayaran atas venue yang sudah selesai 100 persen. Kami sudah membayar sejak 2020-2021. Tahun ini, semua pembayaran pengerjaan venue lunas,” ujarnya.

Baca juga: Bakal tampil di ekshibisi PON Papua, Esport Mimika lakukan seleksi atlet

Ketua Komisi V DPR Papua, Timile Yikwa membenarkan Disorda Papua telah menjelaskan serapan anggarannya kepada Komisi V. Yikwa menyatakan Disorda Papua juga telah menunjukkan bukti bahwa mereka sudah menyelesaikan semua pembayaran pembebasan tanah yang digunakan sebagai arena PON XX Papua.

“Kesimpulan kami, ini hanya masalah koordinasi kerja saja. Tanah bermasalah juga sudah dibayarkan, dan dokumennya sudah lengkap. Hanya saja, [jika sampai sekarang pembayaran itu masih dipersoalan], apakah itu ada oknum yang bermain, atau seperti apa? Hingga kini masih ada kelompok masyarakat adat menuntut pembayaran,” kata Timiles Yikwa.

Menurutnya, Komisi V DPR Papua akan membahas masih adanya tuntutan masyarakat adat yang meminta pembayaran ganti rugi tanah arena PON dengan para pemangku kepentingan terkait. “Kami akan diskusikan mengenai pembayaran itu. Apakah ada oknum yang bermain atau seperti apa? Tadi Kepala Disorda bilang dokumen pembayaran sudah lengkap. Disorda, PUPR, PB PON dan kami DPR Papua mesti duduk membahas masalah ini, dimana kendalanya,” ucapnya. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending

Terkini

JUBI TV

Rekomendasi

Follow Us