Follow our news chanel

Previous
Next

Dispendukcapil Sarmi studi banding ke Malang

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Sarmi melakukan studi banding ke Kota Malang tentang inovasi pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk).

Hal ini dikatakan Kepala Dispendukcapil Kabupaten Sarmi, Marselus Imbiri kepada Jubi, Selasa (28/8/2018) melalui sambungan telepon selularnya.

“Kami memilih Kota Malang karena letak geografisnya sama dengan di Kabupaten Sarmi, dan inti dari studi banding ini adalah melihat dari dekat inovasi pelayanan administrasi kependudukan di Dispenduk Capil Kota Malang,” katanya.

Selain itu kata Imbiri, Kota Malang menjadi salah satu kota dengan tingkat ketertiban administrasi kependudukan yang baik.

“Yang akan kami adopsi adalah pelayanan mobil keliling untuk pelayanan administrasi kependudukan. Kami butuh itu karena jarak antara satu kampung dengan kampung lainya di Sarmi cukup jauh, mungkin ini alasan masyarakat enggan mengurus administrasi kependudukannya,” ujarnya.

Dikatakan, pihaknya mengebut soal pendataan penduduk mengingat pada tahun depan akan dilakukan Pemilihan Presiden (Pilpres) untuk itu, studi banding ini sangat penting guna mendapatkan data penduduk yang akurat.

Loading...
;

“Total penduduk di Kabupaten Sarmi yang memiliki 10 distrik ada sekitar 51 ribu jiwa. Yang wajib e-KTP ada 34 ribu-an,” katanya.

Disinggung kenapa tidak melakukan studi banding saja ke Kota Jayapura karena Dispendukcapil Kota Jayapura juga sudah menerapkan sistem yang sama yaitu dengan menjemput bola menggunakan mobil keliling untuk pelayanan administrasi kependudukan, kata Imbiri, Kota Jayapura tetap menjadi barometer tertib administrasi soal kependudukan.

“Kami tetap melakukan komunikasi yang intens dengan Dispendukcapil Kota Jayapura. Kami memilih Kota Malang karena letak geografis, serta layanan internet yang cukup baik. Untuk itu, kedepannya kami juga menginginkan Kota Sarmi mendapatkan layanan internet yang baik pula,” ujarnya.

Ronaldo Irfak salah seorang pegawai Dispendukcapil Kabupaten Sarmi yang ikut dalam studi banding tersebut mengatakan, seluruh daerah di Papua memiliki tantangan yang berbeda-beda termasuk Kabupaten Sarmi. Dengan adanya studi banding ini diharapkan pelayanan kependudukan di Kota Ombak dapat terlayani dengan baik.

“Itu harapan kita bersama, semoga kedepannya seluruh masyarakat yang sudah cukup usia memiliki KTP-el dapat terekam sesuai dengan target pemerintah daerah,” katanya singkat. (*) 

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top