Follow our news chanel

Disperindagkop data ulang pedagang di Pasar Youtefa

Sejumlah pedagang los ikan dan daging di Pasar Youtefa baru sedang melihat-lihat meja yang akan dijadikan tempat jualan - Jubi/Ramah
Disperindagkop data ulang pedagang di Pasar Youtefa 1 i Papua
Sejumlah pedagang los ikan dan daging di Pasar Youtefa baru sedang melihat-lihat meja yang akan dijadikan tempat jualan – Jubi/Ramah.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kota Jayapura mendata ulang jumlah pedagang yang berhak mendapatkan kios daging dan ikan di Pasar Youtefa.

Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Jayapura, Robert L. N. Awi mengatakan, verifikasi ini dilakukan karena ada nama ganda serta nama yang tak dikenal masuk dalam database.

“Target kami ke depan terus melakukan verifikasi sehingga tidak ada pedagang siluman yang masuk memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan sendiri. Saya juga minta tolong kepada para pedagang untuk membantu kami dalam pendataan tersebut agar memberikan informasi dan keterangan yang betul-betul dapat dipertanggung jawabkan,” ujat Awi dalam acara coffee morning dengan pedagang los ikan dan daging di Pasar Youtefa baru, Sabtu (25/5/19).

Robert L. N. Awi berharap, dengan adanya pendataan ulang ini, pedagang daging yang berhak bisa mendapatkan kios untuk berjualan.

“Jumlah pedagang los ikan yang terdata di kami ada 105 orang, namun baru 64 orang yang punya ID card. Sedangkan pedagang daging ada 16 orang, namun baru 14 orang yang punya ID card. Inilah yang menjadi tugas kami untuk segera melakukan pencocokan data dilapangan,” jelas Awi.

Selain itu Awi juga menyempatkan diri untuk mendengar keluhan serta masukan dari para pedagang. Harapannya, saat kios di pasar baru nanti sudah bisa di tempati bisa sesuai dengan kebutuhan dan keinginan para pedagang.

Loading...
;

“Mereka (pedagang) menginginkan tempat jualan yang lebih representatif, tehel segera dipasang, air harus lancar, dan disiapkan lokasi untuk bisa menyimpan freezer ikan dan daging. Kami sudah sampaikan, hal-hal yang menjadi tanggung jawab kami segera kami bereskan. Termaksud pedagang yang meminta ruang lebih, segera kami siapkan,” ungkap Awi.

Seorang pedagang ikan, Asrul menyatakan, pertemuan dengan pihak Disperindagkop dan UMK Kota Jayapura diharapkan bisa menjadi solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi para pedagang.

Pedagang lainnya, Sutomo mengaku, pertemuan dengan tersebut bisa meluruskan salah paham yang selama ini terjadi. Dengan pertemuan ini, para pedagang juga sepakat untuk pindah ke Pasar Youtefa baru.

“Saya sangat senang melihat konstruksi bangunan sudah sangat memadai. Keluhan saya mejanya kurang besar karena hanya 1X1 meter sementara kapasitas yang harus saya gunakan 2X2 meter,” ujar Sutomo yang sehari-harinya jualan ayam potong. (*)

Editor : Edho Sinaga

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top