Follow our telegram news chanel

Previous
Next
Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Distribusi bantuan pengungsi di NTT lewati medan berbahaya

Ilustrasi, pixabay.com
Distribusi bantuan pengungsi di NTT lewati medan berbahaya 1 i Papua
Ilustrasi, pixabay.com

Relawan harus jalan kaki dan memikul bahan bantuan secara bergantian.

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Kupang, Jubi – Distribusi bantuan kemanusiaan berupa beras dan bahan lain untuk para korban bencana longsor di Kampung Culu, Kecamatan Mblilig, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, melewati medan berbahaya. Relawan harus jalan kaki dan memikul bahan bantuan secara bergantian.

Distribusi bantuan pengungsi di NTT lewati medan berbahaya 2 i Papua

“Untuk mendistribusikan logistik seperti beras dan bahan makanan lainnya ke lokasi pengungsian harus melewati medan yang sangat ganas,” kata Kepala Bagian Humas Pemkab Manggarai Barat,  Paulus Jeramun, Senin, (11/3/2019).

Baca juga : Sebagian bantuan untuk korban bencana Palu dialihkan ke Waan

Terima korban bencana Palu-Donggala, pernyataan Bupati Fakfak tuai protes

Pemkab Merauke bantu 22,5 ton beras bagi korban bencana Sulteng

Loading...
;

Ia mengatakan para relawan jalan kaki menuju lokasi pengungsian karena jalan tidak bisa dimasuki kendaraan.  Selain itu kondisi jalan licin dan berlumpur sangat menyulitkan tim untuk mendistribusikan pasokan logistik.

Berita terkait : Rehabilitasi anak korban bencana Sulteng hingga Maret 2019

Bantu korban bencana di Sulteng, 14 relawan dilepas Wagub Papua

Tiga kontainer bantuan dari Manokwari untuk korban bencana Sulteng

BPBD Mukomuko kehabisan stok makanan untuk korban bencana

Menurut Paulus, pada Minggu (10/3/2019) ada sekitar 2 ton beras yang dipasok ke lokasi pengungsian di daerah Culu. “Kita bersyukur karena bukan hanya kami saja yang membawa sejumlah logistik bantuan itu ke tempat penampungan, tetapi juga masyarakat setempat ikut membantu,” ujar Paulus.

Beberapa lokasi bencana di kampung Culu saat ini masih dalam kondisi yang sangat membahayakan. Karena beberapa bukit di daerah itu jika terjadi hujan yang lebat, ada kemungkinan mengalami longsor susulan.

“Masyarakat harus berhati-hati jika bepergian di sekitar sana, karena dikhawatirkan akan terkena longsor susulan lagi,” katanya. (*)

Editor : Edi Faisol

Klik banner di atas untuk mengetahui isi pengumuman

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top