Follow our news chanel

Distrik Sentani fokus tata kota dan perizinan

Kota Sentani yang terlihat amburadul dan perlu penataan - Jubi/Engel Wally
Distrik Sentani fokus tata kota dan perizinan 1 i Papua
Kota Sentani yang terlihat amburadul dan perlu penataan – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Kepala Distrik Sentani, Eroll Yohanis Daisiu, mengatakan sejak dirinya dilantik sebagai Kepala Distrik Sentani, yang menjadi fokus kegiatan dalam pemerintahannya adalah penataan kembali Kota Sentani sebagai ibukota Kabupaten Jayapura tetapi juga mendata kembali semua perizinan yang telah dikeluarkan.

Dikatakan, hal ini menjadi fokus perhatian pihaknya agar sistem pelayanan publik dapat berjalan dengan baik. Semua fasilitas layanan dapat diketahui sejauhmana yang diperlukan oleh masyarakat di perkotaan.

“Kami ingin menata kembali kota ini agar terlihat rapi, indah, dan nyaman untuk dikunjungi, tetapi juga memberikan kesan bagi siapa saja dalam hal pelayan publik yang terbaik,” ujar mantan Kepala Distrik Demta ini, saat ditemui di Sentani, Kamis (26/9/2019).

Kepala Distrik Sentani juga menjelaskan terkait pemberian kewenangan distrik dijadikan sebagai pusat data, informasi, latihan, dan pemberdayaan.

Sejauh ini, pihaknya telah melakukan pendataan di sejumlah kelurahan dan kampung untuk selanjutnya berdasarkan data tersebut menjadi dasar kita untuk melaksanakan sistem pelayanan publik yang dibutuhkan oleh masyarakat.

“Selama tiga minggu petugas kami telah melaksanakan tugas mereka, tinggal merampung dalam satu dokumen yang akan menjadi program kita di distrik guna merealisasi pelayanan publik tersebut berdasarkan kebutuhan dan juga dukungan anggaran yang dibutuhkan,” jelasnya.

Loading...
;

Terpisah, Kepala Dinas Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Jayapura, Hanock Puraro, mengatakan pihaknya akan mengevaluasi kembali semua bentuk perizinan yang telah keluar instansi yang dipimpinnya.

“Ada bangunan yang memiliki izin tidak sesuai dengan bentuk fisiknya, ada juga izin usaha yang tidak sesuai kategori, belum lagi dampak bencana banjir kemarin yang mengharuskan kita untuk melihat kembali perizinan semua bangunan dimana bangunan tersebut tidak layak untuk dibangun. Misalnya perumahan BTN, KPR, dan sebagainya,” pungkasnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top