Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Ditangkap Kejaksaan Agung, Wakil Bupati Sarmi resmi diberhentikan dari jabatannya

Asisten Bidang Pemerintahan Papua Doren Wakerkwa menyerahkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri tentang Pemberhentian Wakil Bupati Sarmi kepada Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Sarmi Flavius Yaas. – Jubi/Alex

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Wakil Bupati Sarmi, Yosina Troce Insyaf resmi diberhentikan dari jabatannya terhitung sejak Rabu (19/2/2020). Pemberhentian itu didasarkan kepada Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 132.91-3846 Tahun 2019 tanggal 2 September 2019.

Surat keputusan (SK) pemberhentian Wakil Bupati Sarmi itu diserahkan Asisten Bidang Pemerintahan Papua, Doren Wakerkwa kepada Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kabupaten Sarmi, Flavius Yaas, di Jayapura, Rabu. SK itu selanjutnya akan diserahkan kepada Bupati Sarmi, Edward Fonataba dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sarmi.

“Dengan adanya surat ini, Pemerintah Kabupaten Sarmi dan DPRD Sarmi bisa segera menggelar rapat untuk memilih pengganti wakil bupati. [Yosina Troce Insyaf] saat ini sudah diberhentikan dan sedang menjalani proses hukum,” kata Wakerkwa di Jayapura, Rabu.

Meskipun Yosina Troce Insyaf dicalonkan sebagai calon perseorangan yang melalui jalur non partai, Wakerkwa menyatakan penggantian wakil bupati tetap bisa dilakukan sesuai aturan yang ada. Wakerkwa menyarankan agar DPRD Sarmi membentuk Panitia Khusus untuk meninjau aturan proses penggantian wakil bupati itu.

“Pemda dan DPRD Sarmi bisa berkoordinasi serta membentuk Panitia Khusus. Saya imbau kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan munculnya surat keputusan pengangkatan yang sempat beredar, karena SK pengangkatan itu palsu,” ujar Wakerkwa.

Ditempat yang sama, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kabupaten Sarmi Flavius Yaas mengatakan dirinya akan segera menyerahkan SK Menteri Dalam Negeri itu kepada Bupati Sarmi. Terkait pengusulan dan pengangkatan wakil bupati Sarmi yang baru, Sarmi Flavius Yaas menyatakan pihaknya akan segera membahas hal itu bersama DPRD Sarmi. “Intinya kami akan segera tindaklanjuti surat ini,” kata Flavius Yaas.

Loading...
;

Pada Selasa (18/2/2020) dini hari, Wakil Bupati Sarmi Yosina Troce Insyaf ditangkap Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung di apartemen L’avenue, Jakarta Selatan. Yosina Troce Insyaf adalah terpidana kasus korupsi dalam proyek pembangunan Bendungan Irigasi Lokasi SP II Tahap I, di Distrik Bonggo, Kabupaten Sarmi pada 2012.

Penangkapan itu dilakukan setelah Mahkamah Agung RI menolak permohonan kasasi dalam kasus itu. Pada 14 November 2018, Mahkamah Agung RI memutuskan menghukum Yosina dengan pidana penjara 4 tahun dan denda sebesar Rp200 juta, subsider 6 bulan kurungan.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca juga artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top