DKP Papua berhasil bangun empat infrastruktur perikanan

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi – Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Papua selama lima tahun terakhir telah berhasil membangun empat infrastruktur perikanan, yang tersebar di beberapa kabupaten dan kota.
Asisten Bidang Umum Sekda Papua, Elysa Auri mengatakan pembangunan infrastruktur perikanan di beberapa daerah itu untuk menunjang masyarakat dalam mengembangkan usaha perikanan di Papua.

"Pertama infrastruktur yang dibangun adalah Balai Benih Ikan Sentral (BBIS) di Jayapura. Balai ini diharapkan dapat meningkatkan produksi budidaya perikanan dan menjadi sentra pengembangan buidaya air tawar untuk melayani benih dan induk unit perbenihan rakyat di daerah pegunungan dan pedalaman," kata Auri pada forum koordinasi OPD bidang kelautan dan perikanan se-Papua, di Jayapura, Rabu (29/3/2017).

Pembangunan yang kedua, Balai Benih Ikan Pantai (BBIP) bosnik Biak di Biak Numfor. Balai ini diharapkan dapat menjadi sentra pengembangan produk perikanan melalui rekayasa teknologi budidaya perikanan pantai di Papua.

Sementara pelabuhan perikanan yang ada di Merauke, diharapkan bisa menjadi sentra pengembangan ekonomi usaha perikanan tangkap di wilayah adat Anim Ha.

Sedangkan pembangunan yang terakhir adalah pangkalan pendaratan ikan (PPI) Pumako di Timika. "Kami harap pelabuhan ini juga bisa menjadi sentra pengembangan ekonomi usaha perikanan tangkap di wilayah adat Meepago, sehingga kebutuhan protein ikan di wilayah pegunungan selatan bisa terpenuhi," tambahnya.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, FX. Mote mengatakan pihaknya terus meningkatkan pelayanan masyarakat seperti pencetakan kartu nelayan yang baru mencapai 10,178 kartu, serta penyaluran premi asuransi nelayan sebanyak 957.

Loading...
;

"Selain itu pelayanan perizinan sistem satu pintu, yang mana pelayanan aplikasi ini berjalan sesuai dengan e-government," kata Mote.

Dia menambahkan, pengembangan dan peningkatan komoditas unggulan perikanan di lima wilayah adat juga menjadi perhatian pihaknya dengan terus didorong agar mampu menjadi penggerak ekonomi utama di daerah sesuai dengan konsep pengembangan kegiatan ekonomi secara terintegrasi dengan prinsip tanam, petik, olah dan jual. (*)

Baca Juga

Berita dari Pasifik

Instagram (jubicoid)

Loading...
;

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Klik baner di atas untuk membaca pengumuman

Trending today

Foto

Terkini

Rekomendasi

Follow Us

Scroll to Top